Pasang Air Laut dan Luapan Hulu Sungai, Banjir Rob Terjang Permukiman Warga Pesisir Sergai (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai - Warga Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, kembali dihadapkan dengan ujian berat setelah banjir rob menerjang permukiman mereka pada Selasa (27/10/2026) dini hari.
Fenomena alam yang dipicu oleh kombinasi pasang air laut serta tingginya debit air dari hulu sungai tersebut merendam puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter.
Meski air telah berangsur surut setelah menggenangi kawasan pesisir selama beberapa jam, peristiwa ini meninggalkan kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidup sebagai nelayan.
Kepala Desa Bagan Kuala, Safril, mengungkapkan bahwa banjir rob merupakan persoalan klasik yang hampir selalu berulang setiap kali musim pasang barat tiba di wilayah tersebut.
"Setiap musim banjir rob, terutama saat terjadi pasang barat, rumah-rumah warga di Desa Bagan Kuala ini terendam banjir," ujar Safril kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).
Kondisi ini turut memperumit wacana relokasi permukiman yang dicanangkan oleh pemerintah. Sebagian warga pesisir dilaporkan masih ragu-ragu dan mempertimbangkan kembali rencana kepindahan tersebut lantaran jarak lokasi baru dinilai dapat menyulitkan aktivitas keseharian mereka dalam mencari nafkah di laut.
"Warga yang belum bersedia direlokasi masih mempertimbangkan jarak tempat tinggal baru dengan lokasi mereka mencari nafkah. Karena itu, beberapa warga masih berpikir untuk pindah," jelas Safril seraya mengimbau warganya agar senantiasa waspada terhadap potensi kenaikan air susulan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.
Di sisi lain, jajaran Kepolisian Resor Serdang Bedagai melalui Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud), AKP Bram Candra, S.H, M.H, turut membenarkan insiden banjir rob yang melanda kawasan tersebut.
Pihaknya bergegas mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Bedagai senantiasa meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca dan kenaikan permukaan air laut.
"Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi peningkatan debit air atau genangan kembali di kawasan permukiman," tegas AKP Bram.
Hingga saat ini, aparat keamanan bersama perangkat desa setempat terus memantau perkembangan situasi perairan. Warga diimbau untuk tetap siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir rob susulan mengingat siklus pasang air laut dan cuaca ekstrem yang masih berpotensi mengancam kawasan pesisir Serdang Bedagai.
(BAH/RZD)