Peluncuran program kerja sama ini digelar di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Sindeka, Kantor Bupati Pakpak Bharat, Kamis (8/10/2026). (Analisadaily/istimewa )
Analisadaily.com, Pakpak Bharat - Guna mengejar ketertinggalan mutu pendidikan di daerah, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat resmi mengadopsi Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (PINTAR) dari Tanoto Foundation. Peluncuran program kerja sama ini digelar di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Sindeka, Kantor Bupati Pakpak Bharat, Kamis (8/10/2026).
"Apa yang dipelajari dalam ToT harus dibawa kembali ke sekolah, dipraktikkan di dalam kelas, didiskusikan bersama rekan sejawat, dan dikembangkan sesuai konteks sekolah masing-masing," harapnya. Senada dengan Wabup, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat, Roy Endharto Tumanggor, S.STP., M.M., memaparkan kondisi objektif capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan daerah yang saat ini berada di angka 71,93, dengan capaian literasi dan numerasi siswa pada kategori sedang (sekitar 60%). "Dua informasi ini perlu kita baca secara jujur dan berimbang. Kita menghargai kerja yang sudah dilakukan, tetapi kita juga perlu mengakui bahwa pelayanan pendidikan dan hasil belajar anak masih membutuhkan perbaikan," kata Roy. Pihaknya berupaya menyinergikan langkah perbaikan dengan mengenali kemampuan awal siswa, menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik, memperkuat pendampingan, serta memantau dan menindaklanjuti kemajuannya. Sementara itu, Regional Lead Tanoto Foundation, Medi Yusva, menyampaikan bahwa kemitraan dengan Pemkab Pakpak Bharat, telah terjalin sejak 2023 di sektor kesehatan melalui program percepatan penurunan stunting. Berdasarkan data SSGI, angka stunting di Pakpak Bharat berhasil turun sebesar 1,4% pada tahun pertama intervensi, yang kemudian diintegrasikan ke dalam RPJMD 2025–2029. "Kami menyambut baik keinginan Pemkab Pakpak Bharat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui adopsi Program PINTAR. Program ini dirancang untuk meningkatkan kulitas pembelajaran, melalui peningkatan kualitas pengelolaan sekolah dan guru, serta mendorong kebijakan pendidikan pemerintah daerah berbasis data, kami mengapreseasi komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk kualitas pendidikan, kesehatan dan pelatihan yang merata dan berkualitas, sebagai pilar utama dalam RPJMD Kab. Pakpak Bharat," ungkap Medi. Setelah penyelenggaraan ToT, program akan dilanjutkan dengan proses pengimbasan ke seluruh Sekolah Dasar di Kabupaten Pakpak Bharat oleh para fasilitator. Diharapkan langkah ini dapat menjangkau lebih banyak guru serta mendorong peningkatan Rapor Pendidikan di tingkat sekolah maupun kabupaten.*(DEL)











