UNIMED Dorong Kemandirian Ekonomi Anak Putus Sekolah Melalui Program Literasi Kewirausahaan di Serdang Bedagai

UNIMED Dorong Kemandirian Ekonomi Anak Putus Sekolah Melalui Program Literasi Kewirausahaan di Serdang Bedagai
UNIMED Dorong Kemandirian Ekonomi Anak Putus Sekolah Melalui Program Literasi Kewirausahaan di Serdang Bedagai (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Universitas Negeri Medan (UNIMED) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Program Literasi Kewirausahaan bagi Anak Putus Sekolah pada PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Lisa Kecamatan Dolok Masihul” yang dilaksanakan di Dusun VII, Desa Bantan, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kemarin.

Program ini bertujuan untuk membekali anak-anak putus sekolah dengan pengetahuan, keterampilan, serta pola pikir kewirausahaan sebagai bekal dalam membangun kemandirian ekonomi. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha produktif bagi peserta sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut diketuai oleh Dr. Kustoro Budiarta, M.E., dengan anggota tim pelaksana Drs. Ahmad Hidayat, M.Si., Dr. Diana Hasyim, M.M., dan Nasfati Iktarastiwi, S.Pd., M.Pd. Program ini juga melibatkan lima orang mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian UNIMED menggandeng PKBM Lisa sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran lembaga pendidikan nonformal dalam memberikan kesempatan belajar dan pengembangan keterampilan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang tidak lagi mengikuti pendidikan formal.

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah pendampingan pendidikan dan pelatihan untuk membangun pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset); pelatihan dan praktik produksi pizza sebagai salah satu alternatif keterampilan usaha di bidang kuliner; dan praktik pemasaran produk.

Melalui kegiatan tersebut, UNIMED berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk tantangan yang dihadapi anak-anak putus sekolah dalam memperoleh keterampilan produktif dan kesempatan mengembangkan potensi diri.

Kemitraan dengan PKBM Lisa juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nonformal dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan secara berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian dan kreativitas dalam menciptakan peluang ekonomi.

Tim pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Negeri Medan atas dukungan pendanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026, sehingga program pemberdayaan tersebut dapat dilaksanakan bersama mitra PKBM Lisa.

Melalui kegiatan ini, UNIMED diharapkan terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi