Tim PKM Unimed Dampingi UMKM Dodol Tanjung Pura Terapkan Akuntansi Dasar dan Strategi Kewirausahaan Digital

Tim PKM Unimed Dampingi UMKM Dodol Tanjung Pura Terapkan Akuntansi Dasar dan Strategi Kewirausahaan Digital
Tim PKM Unimed Dampingi UMKM Dodol Tanjung Pura Terapkan Akuntansi Dasar dan Strategi Kewirausahaan Digital (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Tanjung Pura — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pendampingan UMKM Dodol Tanjung Pura dalam Penerapan Akuntansi Dasar dan Strategi Kewirausahaan Digital” pada Kamis (27/8).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM dodol di kawasan Tanjung Pura.

Tim pengusul dalam kegiatan terdiri Andri Zainal, S.E., M.Si., Ak., Ph.D. sebagai ketua tim, bersama Dr. Sri Rezeki, S.E., M.Si. dan Al Wahfi Suhada Sipahutar, S.Pd., M.Si. sebagai anggota tim.

Kegiatan pendampingan diarahkan pada dua aspek penting dalam pengembangan UMKM, yakni peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan melalui penerapan akuntansi dasar serta penguatan strategi kewirausahaan berbasis digital.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM memperoleh pendampingan mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha, pencatatan transaksi pemasukan dan pengeluaran, perhitungan biaya produksi, penentuan harga pokok produk, hingga penyusunan pencatatan keuangan sederhana.

Penerapan akuntansi dasar diharapkan membantu pelaku usaha mengetahui kondisi keuangan usahanya secara lebih terukur sehingga dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan usaha.

Selain aspek keuangan, tim PKM juga memberikan penguatan mengenai strategi kewirausahaan digital. Pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran, membangun identitas produk, meningkatkan komunikasi dengan konsumen, serta memperkuat daya saing produk dodol Tanjung Pura di tengah perkembangan pola perdagangan berbasis digital.

Ketua tim PKM, Andri Zainal, S.E., M.Si., Ak., Ph.D., menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital merupakan dua aspek yang perlu berjalan beriringan dalam pengembangan UMKM.

“UMKM tidak hanya membutuhkan produk yang baik, tetapi juga pengelolaan usaha yang tertib. Melalui pencatatan keuangan sederhana, pelaku usaha dapat mengetahui biaya, pendapatan, dan keuntungan secara lebih jelas. Di sisi lain, pemanfaatan media digital dapat membantu produk menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujarnya.

Pendampingan dilaksanakan dengan pendekatan komunikatif dan praktik langsung agar materi yang diberikan dapat segera diterapkan oleh pelaku usaha dalam aktivitas sehari-hari.

Tim juga mendorong pelaku UMKM untuk membangun kebiasaan pencatatan keuangan secara rutin serta mulai mengoptimalkan media sosial dan platform digital sebagai bagian dari strategi pemasaran.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi UMKM dodol Tanjung Pura, khususnya dalam meningkatkan keteraturan administrasi keuangan, kemampuan menentukan strategi usaha, serta kesiapan menghadapi perubahan pola pemasaran di era digital. Dengan pengelolaan usaha yang semakin baik, produk dodol sebagai salah satu produk khas daerah diharapkan mampu memiliki daya saing yang semakin kuat,” harapnya.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir secara langsung dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi antara akademisi dan pelaku UMKM diharapkan mampu mendorong terbentuknya usaha yang lebih mandiri, adaptif, tertib secara finansial, dan kompetitif di pasar digital.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi