UMSU PKM di Yayasan Nurul Hasaniah Tembung, Menumbuhkan Civic Responsibility Siswa

UMSU PKM di Yayasan Nurul Hasaniah Tembung, Menumbuhkan Civic Responsibility Siswa
UMSU PKM di Yayasan Nurul Hasaniah Tembung, Menumbuhkan Civic Responsibility Siswa (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan Nurul Hasaniah Tembung. Kegiatan ini diarahkan pada pemberdayaan siswa melalui penguatan pendidikan kewarganegaraan (civic education) untuk menumbuhkan civic responsibility atau tanggung jawab sebagai warga negara kepada guru dan tenaga kependidikan.

Kegiatan PKM ini menjadi bagian dari upaya UMSU dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya melalui penguatan karakter dan kapasitas peserta didik. Program dilaksanakan dengan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menjadi warga negara yang bertanggungjawab, peduli terhadap lingkungan sosial, mampu bekerja sama, serta memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian yang diketuai Lahmuddin, M.Hum dan anggota Rita Harisma, M.Hum dan Deliati, M.Ag. memperkenalkan konsep dan dimensi karakter warga negara serta tahapan pengembangan civic responsibility. Materi juga diarahkan pada bagaimana pendidikan kewarganegaraan dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran siswa agar tidak hanya memahami hak dan kewajibannya, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui integrasi pelaksanaan pembelajaran.

Selain memberikan penguatan kepada guru dan tenaga kependidikan, kegiatan juga menekankan pentingnya peran guru dalam mengembangkan civic responsibility. Guru didorong untuk menciptakan proses pembelajaran yang memberikan ruang kepada siswa untuk berpikir, berdiskusi, berinteraksi, mengambil keputusan, bekerja sama, dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Strategi tersebut diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai kewarganegaraan tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi berkembang menjadi sikap dan perilaku nyata.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para guru dan tenaga kependidikan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, mengidentifikasi bentuk-bentuk tanggung jawab yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah dan masyarakat, serta merefleksikan peran mereka sebagai bagian dari komunitas.

Pendekatan pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa bahwa tanggung jawab sebagai warga negara dapat dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari melalui proses kegiatan pembelajaran.

Program PKM di Yayasan Nurul Hasaniah Tembung juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, UMSU berupaya memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam pengembangan karakter peserta didik.

Tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi guru, siswa dan lingkungan sekolah. Penguatan civic responsibility diharapkan mampu membentuk guru dan siswa yang memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab sosial, mampu menghargai orang lain, aktif berpartisipasi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bersama.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen UMSU melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Pemberdayaan siswa melalui pendidikan kewarganegaraan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi