Bawaslu Madina Uji Petik Data Pemilih, Petakan Kerawanan PDPB (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Mandailing Natal - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan uji petik dalam rangka pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan, Kamis (24/9/2026).
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Madina, Bambang Saswanda, mengatakan pengawasan PDPB dilakukan untuk melihat kesesuaian data dengan kondisi di lapangan.
"Melalui uji petik ini, kami melakukan pengecekan langsung terhadap data pemilih untuk melihat kesesuaiannya dengan kondisi sebenarnya di lapangan," kata Bambang.
Menurutnya, pengawasan secara langsung diperlukan untuk menemukan apabila terdapat elemen data yang perlu diperbaiki atau ditindaklanjuti. "Kami juga melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan isu strategis dalam pemutakhiran data pemilih. Hal ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Bawaslu," ujarnya.
Bambang menegaskan, pengawasan tersebut juga berkaitan dengan upaya memastikan masyarakat yang memenuhi syarat sebagai pemilih tetap mendapatkan haknya sesuai ketentuan.
"Prinsipnya, kami ingin memastikan hak konstitusional masyarakat dalam menggunakan hak pilih tetap terjaga, khususnya dari sisi akurasi dan validitas data pemilih," katanya.
Sebelum melaksanakan uji petik, jajaran Bawaslu Madina melakukan koordinasi administratif dan fungsional dengan Lurah Sipolu-Polu, Baharuddin Subuh. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengawasan berjalan lancar dan kegiatan uji petik dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Bambang Saswanda didampingi Kasubbag Administrasi Bawaslu Madina, Nurlaila Khairani, S.E., serta jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal.
Bawaslu Madina selanjutnya menjadikan hasil pengawasan lapangan tersebut sebagai bagian dari pemetaan kerawanan dan bahan evaluasi dalam pelaksanaan pengawasan PDPB di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. (RES) (WITA)











