Pemberangkatan KKN Tematik Literasi 2026 di UMSU, Kadis Perpustkaaan dan Arsip Provsu Sampaikan 6 Pesan

Pemberangkatan KKN Tematik Literasi 2026 di UMSU, Kadis Perpustkaaan dan Arsip Provsu Sampaikan 6 Pesan
Pemberangkatan KKN Tematik Literasi 2026 di UMSU, Kadis Perpustkaaan dan Arsip Provsu Sampaikan 6 Pesan (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Medan - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Desni Maharani Saragih, S.STP., M.Si memberikan arahan dan bimbingan kepada 460 mahasiswa KKN Tematik Literasi UMSU yang diberangkatkan oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Si., pada Sabtu (22/8) di halaman kampus I, Jalan Kapten Muktar Basri No 3 Medan.

Desni Maharani Saragih menyampaikan 6 pesan penting untuk mahasiswa UMSU yang ikut KKN Tematik Literasi. Pertama, hormati masyarakat dan adat Setempat. Setiap desa memiliki karakter budaya dan kebiasaan yang berbeda. Sebelum mengajak masyarakat melakukan sesuatu belajar terlebih dahulu kepada mereka. Masyarakat akan lebih terbuka kepada orang yang datang dengan rendah hati.

Kedua, jangan hanya membuat kegiatan tapi buatlah kegiatan yang memiliki manfaat. Mungkin waktu KKN hanya beberapa minggu. Namun, usahakan ada sesuatu yang tetap hidup ketika mahasiswa pulang, bisa berupa pojok baca, membaca bersama masayarakat atau anak-anak, membuat group literasi remaja, atau penggunaan perpustakaan dan kebiasaan membaca di desa. Jangan sampai pulang dan program ikut pulang.

Ketiga, jadilah teladan. Jika ingin mengajak anak-anak membaca, mahasiswa harus gemar membaca. Kalau ingin mengajarkan disiplin, tunjukkan mahasiswa hidupnya disiplin. Masyarakat terutama anak-anak sering kali belajar bukan dari apa yang kita katakan tetapi apa yang kita lakukan.

Keempat, manfaatkan kreativitas. Literasi tidak harus duduk, diam membaca buku. Bisa melalui permainan, dongen, lomba bercerita, membuat puisi, membuat mading desa, kelas menulis bahkan memanfaatkan media sosial secara positif.

“Buatlah kegiatan yang menyenangkan agar masyarakat merasa bahwa membaca itu bukan kewajiban tetapi kebutuhan dan kegembiraan,” sebutnya.

Kelima, jaga nama baik universitas, keluarga dan diri sendiri. “Kalian membaca nama UMSU, di desa nanti masyarakat akan mengenal universitas melalui sikap dan perilaku oleh karena jaga sopan santun etika dan semangat kebersamaan.

“KKN adalah satu ruang belajar terbaik yang mungkin tidak akan didapatkan di kelas. Pada KKN kalian akan belajar kesabaran, kepemimpinan, kerja sama, komunikasi dan bagaimana menyelesaikan persoalan nyata,” katanya.

Pesan Keenam, datanglah dengan hati yang tulus, bekerjalah dengan semangat. Belajar dari masyarakat dan pulanglah dengan membawa pengalaman yang membuat kalian menjadi pribadi yang lebih matang dan peduli.

Apresiasi UMSU

Desni Maharani Saragih mengapresiasi keikutsertaan UMSU untuk kedua kalinya pada KKN Tematik Literasi. Perluasan jumlah lokasi bukan sekadar penambahan jumlah wilayah tetapi menunjukkan ada keberlanjutan dan kepercayaan serta komitmen untuk menghadirkan perguruan tinggi lebih dekat dengan masyarakat melalui gerakan literasi.

“Kami menyambut baik fokus KKN Tematik Literasi yang tidak hanya mengajak mahasiswa mengenai literasi tetapi turut memperkuat pengelolaan perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat. Mulai penataan ruangan, inventarisasi, serta penataan koleksi, penjajaran buku, administrasi dasar perpustakaan dan beragam tema kegiatan terkait literasi seperti membaca nyaring, cerdas mengulas buku, membuat proyek berbasis isi buku, menulis cerita dan kunjungan literasi, sangat relevan dengan generasi muda dengan buku dan perpustakaan,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Deli, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Langkat khususnya dinas perpustakaan dan arsip masing-masing kabupaten yang telah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program ini.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dinas perpustakaan, pemerintah desa dan masyarakat merupakan kekuatan yang sangat penting.

“Sinergi ini tidak berhenti ketika KKN selesai tetapi dapat dilanjutkan menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan perpustakaan dan budaya literasi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, memilih literasi menjadi tema KKN merupakan pilihan yang tepat karena literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, “Tetapi merupakan kemampuan memahamai informasi, berpikir kritis, berkomuniaski dan mengambil keputusan yang baik,” katanya.

Kehadiran adik-adik mahasiswa UMSU di lokasi KKN sangat berarti. Bukan datang sebagai seorang yang paling tahu, tapi datanglah sebagai sahabat masyarakat. Dengarkan cerita mereka, pahami kebutuhan mereka dan ajak untuk tumbuh bersama.

Hadir Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan (SDK), Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian dan Internasionalisasi (RIPI), Dr. Rudianto, M.Si. Hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provsu, Desni Maharani Saragih, S.STP, M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Salim, S.P., M. Si., Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sergai, Wiwin Herawati Lubis, S.E., M.M dan Ketua Tim Pelaksanaan KKN Tematik Literasi 2026, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd dan Sekretaris Nur’afifah, beserta dekanat, dan dosen penanggungjawab lapangan (DPL).

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi