Wali Kota Tebingtinggi Dukung Penuh Speed Grasstrack 2026 demi Tekan Balap Liar dan Dongkrak Ekonomi (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Tebingtinggi - Pemerintah Kota Tebingtinggi memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang Tebingtinggi Speed Grasstrack 2026 yang dihelat di Sirkuit Permanen ATT, Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis.
Kegiatan yang berlangsung meriah pada akhir pekan lalu ini dinilai tidak hanya menjadi wadah pencarian bibit atlet berprestasi, tetapi juga langkah strategis untuk mengalihkan energi generasi muda dari bahaya balap liar di jalan raya serta penyalahgunaan narkoba.
Wali Kota Tebingtinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh jajaran senantiasa siap mendukung inisiatif positif tersebut guna meminimalisir risiko fatal di jalanan sekaligus menarik minat investor melalui penataan kota yang bersih dan nyaman.
"Saya dan seluruh jajaran pasti mendukung kegiatan ini karena sangat positif. Artinya, kita juga menghindari risiko di jalanan yang taruhannya bisa nyawa atau cedera. Kita berharap kegiatan ini bisa naik tingkat hingga kejurnas. Kita buat kegiatan supaya investor datang kemari. Kota tertata rapi, bersih dan nyaman, orang berinvestasi," jelas Wali Kota ketika menerima audiensi panitia pelaksana di Ruang Kerja Wali Kota, Lantai IV, Balai Kota, Senin (2/11/2026).
Sebagai tindak lanjut atas suksesnya acara ini, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tebingtinggi berencana memasukkan ajang otomotif tersebut ke dalam kalender agenda rutin tahunan.
Kepala Disporapar, Muhammad Fadly, mengungkapkan bahwa promosi wisata olahraga akan digencarkan jauh-jauh hari agar para pengunjung dari luar daerah dapat menjadwalkan kunjungan secara berkala ke Kota Tebingtinggi.
"Kalau ini bisa menjadi event rutin tahunan, tentu akan kita promosikan. Kita sebar ke luar agar semakin banyak orang tahu, bulan November ada balap. Dengan begitu, masyarakat luar akan bersiap dan menjadwalkan kunjungan ke Tebingtinggi setiap ada agenda balap," kata Kadisporapar.
Ketua Panitia Pelaksana, Arif Hutajulu, menambahkan bahwa perhelatan yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini dirancang selaras dengan program pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain menyuguhkan aksi adu cepat di lintasan tanah, ajang tersebut juga menjadi motor penggerak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, khususnya di wilayah Kecamatan Bajenis.
"Kegiatan ini sekaligus mendukung program Bapak Wali Kota untuk menggairahkan dan menumbuhkan UMKM di Kota Tebingtinggi. Tidak hanya di pusat kota, kita berharap perputaran ekonomi juga bisa dirasakan di seputaran Kecamatan Bajenis," papar Arif.
Dalam kejuaraan yang mendapat rekomendasi resmi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara serta bekerja sama dengan New Speed Motor Sport Tebingtinggi ini, sebanyak 14 kelas bergengsi sukses dipertandingkan.
Mulai dari kelas trail standar 155 cc open, bebek modifikasi open, FFA open, hingga berbagai kelas RBT dan GTX lokal yang mencakup wilayah Tebingtinggi, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Batu Bara, dan Simalungun, ditambah kehadiran trabas class yang kian menambah daya tarik ajang balap motor garuk tanah tersebut.
(CHA/RZD)