Jelang Ramadan

Polsek Barumun Gencarkan Razia Pekat

Padanglawas, (Analisa). Menjelang Bulan Suci Ramadan 1437 H yang tinggal beberapa minggu lagi, Polisi Sektor (Polsek) Barumun Kabupaten Padanglawas (Palas), mulai menggencarkan sweeping dan razia malam untuk memberantas setiap penyakit masyarakat (Pekat).

Sasaran tim pemberantas Pekat adalah dengan menyisir dan menertibkan tempat-tempat maksiat penyedia Pekerja Seks Komersial (PSK), Minuman Keras (Miras), dan premanisme di wilayah hukum-nya bersama Satpol PP.

Kepada Analisa Kapolsek Barumun AKP Sammailun Pulungan mengatakan, sejak minggu lalu hingga bulan puasa Ramadan, pihaknya akan terus melakukan razia pekat dibantu petugas Satpol PP. 

“Minggu lalu kita ( Polsek Barumun) sudah dua kali melakukan razia, dalam razia itu ada kita temukan sejumlah kotak minuman keras di lokasi razia,” kata AKP Sammailun Pulungan pekan lalu di Sibuhuan.

Sammailun menjelaskan, rombongan petugas pertama menyisir tempat maksiat di Jalur Dua Kec. Barumun yang diduga menyediakan Miras dan PSK. Dilokasi tersebut, ada tiga tempat kafe remang-reman yang didapati menyediakan minuman keras dan petugas berhasil mengamankan tiga tonk ember tuak ukuran besar dan tiga kardus bir.

Kemudian, petugas juga melakukan penggeledahan langsung kepada setiap pengunjung yang dicurigai membawa barang haram Narkotika, dan kendraan bodong. Dalam penggeledahan itu, petugas tidak mendapati adanya barang haram, namun petugas berhasil mengamankan empat sepeda motor yang diduga bodong.

Seterusnya, rombongan petugas menuju Desa Huta Lombang Kec. Lubuk Barumun. Namun, sayangnya sesampainya dilokasi petugas mendapati kafe yang diduga kuat menyediakan minuman keras dan wanita penghibur telah tutup. Tidak mau tangan kosong, petugas menyisir beberapa penginapan serta kos-kosan dan berhasil mengamankan tiga wanita yang diduga PSK, yakni M (27) dan A (26) asal Sibolga, dan RS br. Taringan (20) asal Medan.

AKP Sammailun Pulungan S.H, usai melakukan sweeping menegaskan, operasi penertiban itu akan ditingkatkan dan rutin dilakukan untuk memberantas segala jenis penyakit masyarakat, baik narkotika, minuman keras, hotel dan kos-kosan tempat mesum, judi serta kendraan bodong atau curian.

“Kita targetkan menjelang Ramadan, seluruh tempat-tempat hiburan malam, dan kafe tutup sebelum Ramadan. Sehingga, saat menjalankan ibadah puasa nantinya tidak ada gangguan keamanan dan masyarakat kondusif serta bisa lebih khusuk menjalankan Ibadah,” beber Kapolsek. (ats)

()

Baca Juga

Rekomendasi