Kabel Telkom Disikat Pencuri

Kutacane, (Analisa). Lebih dari 300 meter kabel milik PT Telkom Kutacane disikat kawanan pencuri, akibatnya sekitar 500 pelanggan internet dan telepon terlantar. Kerugian yang dialami pihak Telkom atas aksi pencurian kabel tersebut diperkirakan mencapai Rp100juta.

Kepala Plaza Telkom Kutacane, Hiwadi Sopian ketika dikonfirmasi Analisa, Kamis (2/3) melalui Teknisi Lapangan, Ganda Satria memaparkan, kabel yang dicuri tersebut adalah kabel tanah (KT) dan kabel udara (KU).

Kedua jenis kabel yang berfungsi untuk layanan telepon dan internet itu hilang sepanjang lebih dari 300 meter, dengan rincian untuk KT diperkirakan sekitar 18 meter yang terhubung ke tiga titik tiang di Desa Pulonas, Desa Mbarung dan depan Stadion H Syahadat Kutacane.

Sedangkan untuk KU hilang sekitar 300 meter, tersebar di beberapa titik masing-masing melintasi Desa Simpang Empat, Kecamatan Lawe Bulan, Tanah Merah (Kecamatan Badar) dan Pasar Belakang (Kecamatan Babussalam).

“Kalau di Tanah Merah, aksi pencurian kabel Telkom sudah sering terjadi dan ini sudah kesekian kalinya dan selalu segera diganti. Kita berharap hal seperti ini tidak lagi terjadi, karena kasihan para pelanggan menderita,”harap Ganda.

Diperkirakan kawanan pencuri lebih dari dua orang, karena untuk mengambil kabel KT yang berbalut besi membutuhkan tenaga banyak orang. Untuk memotong besinya saja harus menggunakan gergaji besi dan dipastikan dilakukan pada malam hari karena lokasi KT berada jalan lintas yang padat kendaraan pagi hingga sore hari.

Pascahilangnya KT/KUitu, pihak Tel­kom Kutacane mulai melakukan per­baikan, di antaranya melakukan penyam­bungan pada kabel KT/KU yang telah ter­putus, namun hingga berita ini diturunkan layanan terhadap pelanggan belum normal. (shd)

()

Baca Juga

Rekomendasi