Jogi Tambunan Jadi Ketua KADIN Dairi, 11 UMKM Dapat KUR Rp200 Juta Tanpa Agunan

Jogi Tambunan Jadi Ketua KADIN Dairi, 11 UMKM Dapat KUR Rp200 Juta Tanpa Agunan
Jogi Tambunan Jadi Ketua KADIN Dairi, 11 UMKM Dapat KUR Rp200 Juta Tanpa Agunan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Sebanyak 11 Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) di Kabupaten Dairi memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan. UMKM dimaksud diantaranya bergelut di usaha salon dan jualan ikan -- didominasi kaum emak-emak. Yakni LKP Ayu Salon, LKP Farida, Sarah Salon dan Eppi Salon.

Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan Bank Sumut Cabang Sidikalang, Edy Primsa Brahmana bersama pengusaha.

Agenda tersebut merupakan rangkaian pelantikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Dairi periode 2026-2031, David Partahan Najogi Sasta Tambunan, sehari-hari disapa Jogi di Sasta Hotel, Rabu (29/4/2026).

“Kadin Dairi fokus penguatan UMKM. Pada situasi ekonomi global yang sulit saat ini, kita tidak boleh menyerahkan. UMKM adalah salah satu solusi. Dan, kalangan emak-emak lebih tangguh mengelola,” kata Jogi.

Jogi mengatakan, menjalin kemitraan dengan Bank Sumut. Langkah tersebut dilakukan agar pengusaha mikro khususnya memperoleh kemudahan pinjaman permodalan.

“Kadin itu punya jaringan luas. Bisa membuka link. Untuk KUR kurang dari Rp200 juta, di bawah naungan Kadin, direalisasi tanpa agunan,” kata Jogi.

Jogi menyebut, untuk tahun 2026, bunga kredit nol. Selanjutnya tahun 2027 dikenakan 3 persen dan tahun berikut sebesar 6 persen.

“Kadin akan dibesarkan dan siap bekerja sama mendukung pemerintah,” kata Jogi.

Pada kesempatan itu, Jogi juga menyinggung kondisi ruas jalan nasional Sidikalang-Toba. Ruas jalan dari arah Sidikalang sampai batas Samosir, masih sempit. Tetapi, dari perbatasan hingga ke Toba, cukup lebar dan bagus.

“Pesawat terbangpun bisa mendarat. Ini saya sampaikan, agar Ketua Kadin Sumut menyuarakan ke Gubsu, Bobby Nasution. Soalnya, dekat,” ujar Jogi.

Pengukuhan pengurus ditandai penyerahan pataka dari Ketua Kadin Sumut, Firsal Ferial Mutyara. Firsal mengamini seputar kondisi perekonomian global. Dia mendorong, Kadin Dairi mengambil peluang di sektor agroindustri.

“Peluang agroindustri sangat besar. Upaya ini penting guna memberi dampak positif Kadin di tengah masyarakat,” kata Firsal.

Dorongan serupa dialamatkan kepada perbankan. Dijelaskan, inflasi di Sumut tinggi akibat kelangkaan cabe. Harga sampai Rp60 ribu per kilogram beberapa waktu lalu. Karenanya, dilakukan impor dari Jawa.

“Sekarang, harga cabe menurun. Kita harus kirim ke daerah yang membutuhkan agar harga jual di tingkat lokal membaik,” kata Firsal.

Bupati diwakili Kepala Dinas Perindustrian Perdahgangan dan UMKM, Fatimah Boangmanalu berharap, kerja sama baik yang telah terjalin dengan pemerintah terus ditingkatkan.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi