Kadin Dairi Dorong Pembangunan Jalan Baru Guna Pengembangan Kawasan Bisnis

Kadin Dairi Dorong Pembangunan Jalan Baru Guna Pengembangan Kawasan Bisnis
Kadin Dairi Dorong Pembangunan Jalan Baru Guna Pengembangan Kawasan Bisnis (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Dairi, David Partahan Najogi Sasta Tambunan mendorong Bupati, Vicner Sinaga melakukan pembangunan jalan baru guna pengembangan kawasan bisnis dan permukiman khususnya di Sidikalang.

“Pembangunan jalan baru sangat strategis bagi pengembangan kawasan bisnis dan permukiman," kata pengusaha, sehari-hari disapa Jogi, Jumat (1/5).

Dia menyebut, saat ini, pusat ekonomi lebih cenderung terfokus di Jalan Sisingamagaraja Sidikalang. Itu ditandai beroperasinya ragam perbankan, pusat pemerintahan, hotel dan pertokoan.

Di sisi lain, ruas jalan tersedia, sangat sempit. Kita belum kota maju namun sering mengalami macet dan laka lantas.

“Kita sama-sama melihat, betapa fasilitas transportasi tidak memadai dan dibelah median. Sudah sempit, pakai median pula," kata Jogi.

Menurut pengusaha hotel dan SPBU ini, ada 3 ruas yang perlu mendapat perhatian khusus. Yakni Jalan Persada-Huta Gambir-Runding, ruas jalan Nusantara-Barna-45-Runding dan ruas Kilometer 3 Desa Lae Nuaha-Pandu.

Jogi menyebut, idealnya, lintasan Sisingamangaraja Bawah-simpang Salak direkayasa menjadi satu arah. Trotoar wajib dibenahi. Model ini melahirkan wajah cantik ibukota sentra Kopi Sidikalang.

Kemudian, ruas jalan Nusantara, Barna, 45 diperlebar dan dibikin satu arah.

“Andai jalur Sisingamangaraja dari timur hingga barat dan Nusantara sekitarnya satu arah tampilan kota ini pasti lebih estetik. Pengendarapun akan lebih tertib. Perusahaan besar bakal pilih alamat di sana," kata Jogi.

Dia menyebut, pembangunan Jalan Persada-Runding, tinggal penuntasan. Lahan sudah dilepas masyarakat dan konstruksi tinggal beberapa ratus meter lagi. Dulunya, fisik dikerjakan lewat kemitraan pemerintah dengan PT Dairi Prima Mineral (DPM).

“Nah, route Persada-Runding, dipakai buat truk. Dampaknya apa? Kota Sidikalang tidak bising," kata Jogi.

Dampak positif lain, kata Jogi, ketahahan aspal di perkotaan akan lama.

“Selama kota Sidikalang bebas dilintasi truk bertonase berat, mau siapapun Bupati, tetap saja hancur. Rehab sebentar, tak lama berselang berlobang lagi. Mengeluh lagi. Disorot lagi," tandas Jogi.

Bila usul pembangunan jalan baru direalisasi, penyebaran kantor perbankan, permukiman dan bisnis akan indah. Juga, membuka peluang Sidikalang menjadi kota agrowisata. Kita akan berkeliling diantara panorama lahan pertanian.

Jika Vickner membuka hati, prinsipnya, Kadin siap dukung maksimal. Kadin daerah hingga pusat punya koneksi luas dengan menteri terkait termasuk anggota DPR RI untuk memperoleh anggaran.

“Biar jangan gini-gini aja kampung kita. Perlu ada terobosan," ujar Jogi.

Ditambahkan, keberadaan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun perlu diapresiasi. Ayah dari figur intelektual berasal dari Sidikalang.

“Oppungnya di Jalan Batu Kapur. Jadi, kita ajak peduli kampung halaman," kata Jogi.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi