Dampak Banjir Bandang

Warga Bongkaras Dairi Kehilangan Mata Pencaharian

warga-bongkaras-dairi-kehilangan-mata-pencaharian

Sidikalang, (Analisa). Sebagian  warga Desa Bongkaras Keca­ma­tan Silima Pungga-Pungga Kabu­paten Dairi kehilangan mata pencaharian. Areal pertanian berupa sawah, gambir, durian, manggis dan lainnya hancur diterjang banjir bandang, akhir 2018.

“Ekonomi masyarakat bakal sulit. Dua pekan mendatang entah makan apa,” kata Buliater Munthe (59) penduduk Desa  Bong­karas, Jumat (4/1). Kediamannya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi bencana.

Buliater didampingi istri beru Bancin menerangkan, pertanaman padi sawah se­luas 1 hektare sedang fase anakan tersapu banjir. Kini, lahan itu tertutup batu, pasir dan ge­londongan kayu serta akar. Selain itu, kolam berisi ribuan ekor  ikan juga pecah.

“Tidak mungkin lahan tersebut dipulihkan dalam tempo 1 atau 2 tahun. Butuh waktu panjang, apalagi tertutup batu,” kata Buliater dan kemungkinan, mereka akan pindah me­ninggalkan kampung.

Dibenarkan, sejak bencana, mereka mene­rima bantuan diserahkan sekretaris desa be­rupa 0,5 kilogram beras, setengah kotak air mineral, 3 kilogram minyak goreng dan mi instan 3 kotak.

Korlina Simarmata (63) membenarkan, peristiwa itu menimbulkan kerugian besar. Banyak lahan fuso. Keuangan rumah tangga terbantu lantaran saat ini sedang musim durian. Bulan depan panen raya bakalan be­rakhir.

Ditambahkan, Natal dan Tahun Baru dira­yakan sesederhana mungkin mengingat kor­ban jiwa adalah tetangga dan hampir setiap hari berbincang. “Kami belum bisa ter­se­nyum. Masih merasa trauma dan  sedih. Korban jiwa adalah kerabat kami” kata Korlina.

Sebagamana diketahui, banjir bandang itu mengakibatkan 7 warga hilang. 5 Di an­taranya ditemukan meninggal dunia dan 2 lagi belum diketahui nasibnya. (ssr)

()

Baca Juga

Rekomendasi