Kopi Karo Harus Punya Hak Paten

kopi-karo-harus-punya-hak-paten

Karo, (Analisa). Saat ini kopi Karo sudah di­kenal di Sumatera Utara dan banyak penikmatnya. Ke de­pan kopi jadi produk unggulan dengan daya jual tinggi. Hal itu terjadi, bila kualitas kopi Karo dengan khas rasa dan aroma diolah tangan-ta­ngan profesional, seperti pe­tani kopi itu sendiri.

Kopi Karo dikenal di luar dan banyak penikmatnya, se­perti kopi RM yang di­racik petani kopi, Ramlan Milala war­­ga Kabanjahe dan vulkano kopi di­racik Budiman Sembi­ring, warga Kuta Rayat. Para petani yang sudah me­lakukan inovasi dalam dunia pertanian dan berkembang menjadi pengusaha. Sudah ada contoh harapan petani ko­pi di Karo  bisa mengikuti je­jak keduanya.

Pemkab Karo diharapkan melakukan langkah-langkah proaktif, agar produk kopi pe­tani terdaftar secara IG, arti­nya kopi Karo dipatenkan dan tidak lagi bisa diklaim  pihak lain serta memberi nilai tam­bah kepada petaninya. Seiring de­ngan semakin menguatnya keper­ca­yaan pasar baik dari da­lam maupun luar negeri, ujar Antoni Ba­ngun petani ko­­pi sekaligus pemilik kafe Juma Su­karame.

Gagasan ini sudah disam­paikan ke­pada Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Kadis Pertanian Karo Sarjana Purba, dan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Ter­padu Satu Pintu (PMPPTS), Susi Iswara Bangun.

Hal itu disampaikan saat Masya­ra­kat Perlindungan In­dikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Kabupaten Karo ber­kun­jung ke ruangan Karo Com­mand Center, Dinas Ko­munikasi dan Informatika Kabupaten Karo, Kamis (21/2).

Bupati Karo mendukung usaha yang dilakukan MPIG dalam upaya men­dapat­kan sertifikat indikasi geografis kopi Karo ke Kemenkum­ham, sesuai de­ngan UU No 20/2016 tentang merek dan indikasi geografis.

Dia mengapresiasi perjua­ngan yang dilakukan MPIG, khususnya dalam me­ning­katkan kualitas SDM dalam pem­binaan budidaya sampai dengan pe­nanganan paska panen komoditas ko­pi khusus­nya bagi petani kopi di Kabu­paten Karo.

Sebagai bentuk nyata atas dukungan Pemerintah Ka­bupaten Karo dalam mening­katkan kualitas komoditas kopi, Bupati Karo mengunju­ngi rumah pro­duksi MPIG. Bupati berjanji akan men­dukung prog­ram-program kerja MPIG ke de­pan, karena hal itu juga dapat menjadi sti­­mulan bagi sektor pariwisata Kabu­paten Karo. (dik)

()

Baca Juga

Rekomendasi