Banda Aceh, (Analisa). Kehadiran lima Qari internasional dalam haflah tilawatil quran (HTQ) yang diselenggarakan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Haji Keuchik Leumiek (KL) berhasil memukau ratusan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh yang menghadiri acara tersebut.
Masyarakat berbagai daerah di Aceh, mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie dan sebagian dari Lhokseumawe dan Meulaboh terlihat antusias mengikuti haflah tilawatil quran tersebut. Juga hadir Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman serta sejumlah unsur Forkompimda.
Haflah tilawatil quran bersama lima qari internasional ini diselenggarakan Sabtu (7/9) malam, merupakan rangkaian peringatan tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 H yang diselenggarakan Masjid KL. Ini merupakan kegiatan pertama di Aceh yang menghadirkan lima Qari internasional sekaligus. Pembina BKM Haji Keuchik Leumik, H Harun Keuchik Leumik mengatakan, para qari internasional ini merupakan qari terbaik Indonesia yang pernah mengharumkan nama Indonesia pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di berbagai negara.
Kelima Qari internasional tersebut, yakni H Muhammad Iqbal Hasan, merupakan wakil Indonesia dalam MTQ internasional di Taheran, Iran tahun 2013. Ia juga merupakan juara II MTQ tingkat nasional di Ambon, Maluku pada 2012.
Ustaz Qadarasmadi Rasyid yang tampil pada sesi kedua juga tak kalah memukau dari penampilan pertama Iqbal Hasan. Qadarasmadi Rasyid yang juga imam di Masjid Istiqal Jakarta ini merupakan juara II MTQ Internasional di Kuwait, pada April 2019 lalu. Sesi ketiga, tampil Takdir Feriza. Putra kelahiran Aceh Besar ini merupakan juara I MTQ internasional di Turki pada 2015. Selanjutnya, H Hamli Yunus qari nasional ini pernah juara I MTQ antarnegara di Arab Saudi pada 2014 lalu.
Pada penampilan terakhir, H Darwin Hasibuan. Qari asal Rantauprapat ini pernah menoreh sejumlah prestasi gemilang pada MTQ internasional, di antaranya juara II MTQ di New Delhi, India 2003, juara II MTQ Antarbangsa di Kuala Lumpur, Malaysia 2007 dan juara II MTQ di Teheran, Iran 2011.
Sangat bermakna
Walikota Banda Aceh Aminullah Usman dalam sambutannya mengatakan, haflah tilawatil quran ini menjadi sangat bermakna di tengah semakin memperkuat syariat Islam di Aceh. Ini merupakan salah satu pembuktian bahwa syariat Islam di Aceh itu memang sangat kuat dan mengakar.
Gagasan pengurus BKM Masjid KL dengan menyelenggarakan haflah tilawatil quran ini juga menjadi penyemangat bagi Pemko Banda Aceh untuk bisa membawa pulang tuan rumah MTQ tingkat provinsi ke Banda Aceh pada 2021 mendatang.
“Kita sudah calonkan dan sampaikan ke Pemprov, Banda Aceh sebagai tuan rumah MTQ mendatang, setelah di Pidie tahun ini,” ujar Aminullah sambil meminta doa restu masyarakat Banda Aceh, agar Kota Banda Aceh bisa terpilih dan ditunjuk sebagai tuan rumah.
Dikatakan, rasanya sudah cukup lama Kota Banda Aceh tidak menyelenggarakan MTQ tingkat provinsi, yakni sudah 16 tahun. Untuk menumbuhkan semangat syariat di ibukota provinsi, kiranya sudah layaknya MTQ yang akan datang diselenggarakan di Banda Aceh. (irn)











