Uang Penumpang Hilang, Empat Porter Lion Air Ditangkap Polisi

Uang Penumpang Hilang, Empat Porter Lion Air Ditangkap Polisi
Petugas porter menurunkan koper dari bagasi pesawat (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Kualanamu - Empat petugas porter maskapai Lion Air di Bandara Kualanamu ditangkap polisi karena mencuri isi koper (bagasi) milik penumpang.

Tersangka masing-masing SKK warga Pasar II Desa Nemu Trasi, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat; BM dan APS warga Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang; serta JERP warga Desa Durian Banggal, Kecamatan Raya Kahean, Simalungun.

"Keempat pelaku saat ini sudah ditahan," kata Kapolsek Beringin, AKP MKL Tobing, Selasa (28/1).

Tobing menjelaskan pencurian itu terjadi hari Sabtu (25/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban Lina (40), warga Jalan Permata Komplek Permata Indah Pekan Baru, Riau, baru tiba di Bandara Kualanamu dan diarahkan petugas Lion Air agar mengambil koper di area conveyor.

Sementara para tersangka merupakan petugas porter yang piket saat itu masuk ke dalam bagasi pesawat untuk mengangkat koper-koper milik penumpang.

Kemudian tersangka SKK mengambil uang sejumlah Rp 34.480.000 dari sebuah koper memberitahukan kepada rekan-rekannya.

Selanjutnya mereka membawa uang tersebut ke kos salah seorang tersangka di Kelurahan Bakaran Batu, Kabupaten Deli Serdang.

"Setelah mengambil koper bagasi, korban melihat kunci blok kopernya rusak sehingga tidak dapat dipergunakan lagi," jelas Tobing.

Keempat pelaku saat diamankan di Polsek Beringin (Ist)
Melihat kondisinya rusak, korban pun mengecek isi kopernya. Ia kaget ketika melihat uang Rp 34,4 juta yang disimpannya dalam koper sudah tidak ada.

Selanjutnya korban melapor kejadian ini ke Kantor Laporan Pelayanan Kehilangan Barang. Kemudian pihak Lion Air menindaklanjuti laporan tersebut ke petugas Avsec Bandara Kualanamu.

"Korban yang merasa keberatan juga membuat pengaduan ke Polsek Beringin guna proses penyidikan lebih lanjut," terang MKL Tobing.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mencurigai keempat tersangka yang terekam kamera pengawas. Setelah diinterogasi, keempatnya pun mengaku telah melakukan pencurian.

Setelah ditangkap, petugas juga mengamankan 1 tas koper kabin warna hitam merek MIM, 1 helai rompi safety first warna hitam lis orange, dan uang tunai milik korban sebesar Rp 34.800.000.

Tobing menuturkan bahwa keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan. Para tersangka sudah melakukan aksi pencurian bagasi penumpang setidaknya 10 kali.

"Yang dicuri bermacam-macam. Terakhir ini uang. Mereka kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara," tegas MKL Tobing.

Manager Keamanan Bandara Kualanamu, Mira Ginting, membenarkan pencurian yang dilakukan petugas porter tersebut.

"Setelah diamankan para tersangka langsung diserahkan ke Polsek Beringin berikut dengan barang bukti untuk proses lanjut," pungkasnya.

(KAH/JW/EAL)

Baca Juga