Aksi Nekat! Sembunyikan Sabu 621 Gram dalam Sepatu, Calon Penumpang Tujuan Jakarta Kabur dari Kualanamu (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Kualanamu — Suasana di area Bandara Internasional Kualanamu mendadak tegang pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 04.50 WIB. Seorang calon penumpang pesawat berinisial SO (37), warga Kelurahan Nelayan Indah, Medan Labuhan, nekat melarikan diri dari tangkapan petugas setelah kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 621 gram.
Insiden bermula ketika tersangka SO yang berencana terbang menuju Jakarta menjalani pemeriksaan rutin di area Security Check Point (SCP) Bandara Kualanamu. Gerak-gerik tersangka yang mencurigakan membuat petugas memutuskan untuk melakukan pemeriksaan manual secara lebih mendetail, khususnya pada bagian alas kaki.
Kecurigaan tersebut terbukti ketika petugas mendapati enam bungkus plastik berisi narkotika yang disembunyikan secara rapi di dalam sepatu tersangka. Namun, situasi berubah di luar kendali ketika proses pemeriksaan masih berlangsung.
Memanfaatkan kelengahan petugas yang berjaga, tersangka seketika kabur meninggalkan area pemeriksaan. Petugas keamanan bandara sempat berupaya melakukan pengejaran hingga ke area parkir B Relink Bandara Kualanamu, namun pelaku bergerak cepat dan berhasil menghilang dari kejaran petugas.
Kendati tersangka berhasil meloloskan diri, petugas berhasil mengamankan seluruh barang bawaannya sebagai barang bukti di tempat kejadian. Barang bukti yang diamankan meliputi enam bungkus plastik diduga berisi sabu seberat 621 gram, satu unit telepon genggam hitam merek iPhone, satu unit telepon genggam hitam merek Samsung, serta tas ransel berisi pakaian, jam tangan, pengisi daya, sandal, sepatu, dan kotak rokok.
Petugas juga mengamankan sebuah dompet hitam milik tersangka yang berisikan uang tunai sebesar Rp1.930.000 beserta kartu ATM dan berbagai jenis produk perawatan kulit.
"Saat ini barang bukti sudah diserahkan ke Sat Narkoba Polresta Deliserdang untuk tindak lanjut penyelidikan," ujar salah satu petugas keamanan Bandara Kualanamu yang enggan disebutkan namanya, Jumat (9/10/2026).
Pihak berwenang kini masih memburu keberadaan tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(KAH/RZD)