Kawasan Sekitar Bandara Kualanamu Kian Hidup, Aktivitas Ekonomi Bermunculan (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Deliserdang - Kawasan di sekitar Bandara Internasional Kualanamu mulai menunjukkan geliat aktivitas ekonomi yang semakin beragam. Kehadiran fasilitas publik, perusahaan, hingga kegiatan industri menjadi bagian dari bangkitan ekonomi yang diperkirakan semakin kuat dalam lima tahun kedepan.
Kawasan sekitar bandara kini tidak lagi hanya berkaitan dengan mobilitas penerbangan, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang lebih luas dengan hadirnya berbagai aktivitas industri, bisnis, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hal itu terlihat dari hadirnya berbagai fasilitas dan kegiatan usaha di sekitar kawasan.
Salah satunya Stadion Utama Sumatera Utara. Sejumlah perusahaan juga telah hadir, diantaranya PT Djarum dan RPX yang bergerak di bidang bisnis dan logistik. Kehadiran berbagai usaha tersebut turut meningkatkan aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di kawasan.
Perkembangan tersebut juga terlihat di sepanjang Jalan Sultan Serdang yang menjadi salah satu jalur penghubung menuju kawasan Bandara Internasional Kualanamu.
Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, bisnis, serta pengembangan kawasan di sekitarnya,Jalan Sultan Serdang berpotensi berkembang menjadi salah satu koridor ekonomi baru di Deliserdang.
Pola perkembangan tersebut dapat dilihat dari bagaimana sejumlah koridor utama seperti Ring Road di Medan tumbuh seiring dengan meningkatnya aktivitas usaha, fasilitas, dan properti di sepanjang kawasan. Ketika perusahaan, industri dan fasilitas publik hadir, dampaknya ikut dirasakan sektor lain.
Bertambahnya pekerja dan aktivitas masyarakat menciptakan kebutuhan terhadap perdagangan, kuliner, jasa, transportasi, hingga tempat tinggal dan ruang usaha.
Perkembangan aktivitas di sekitar kawasan juga diikuti dengan hadirnya sejumlah pengembangan properti. Salah satunya CitraLand Tanjung Morawa yang menghadirkan kawasan hunian dan komersial di sekitar wilayah bandara.
Kehadiran CitraLand Tanjung Morawa menjadi salah satu bagian yang turut mendukung perkembangan kawasan sekitar bandara, dengan menyediakan ruang bagi kebutuhan hunian sekaligus aktivitas usaha.
Kondisi ini menjadi gambaran bahwa kawasan tersebut mulai memiliki daya tarik bagi pengembangan jangka panjang. Ketika aktivitas ekonomi, fasilitas publik, perusahaan,hingga hunian dan ruang komersial hadir secara bersamaan, potensi kawasan pun semakin terbuka bagi pelaku usaha maupun investor yang melihat peluang sejak awal.
Bangkitan ekonomi yang sudah mulai terlihat juga memberikan dasar yang lebih nyata bagi prospek kawasan ke depan. Artinya, potensi tersebut tidak semata bergantung pada rencana pembangunan, tetapi mulai terlihat dari aktivitas yang sudah berjalan saat ini.
Dalam lima tahun ke depan, kawasan sekitar bandara diperkirakan semakin ramai seiring bertambahnya investasi dan kegiatan ekonomi. Efek lanjutannya dapat dirasakan berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa, kuliner, transportasi hingga properti.
Dengan bangkitan ekonomi yang sudah mulai terlihat dan berbagai pengembangan yang terus hadir, kawasan sekitar Bandara Kualanamu berpeluang menjadi salah satu titik kegiatan ekonomi baru di Deliserdang.
(KAH/RZD)