Tanamkan Cinta Tanah Air, Para Santri Diberi Penguatan Ideologi Pancasila

Tanamkan Cinta Tanah Air, Para Santri Diberi Penguatan Ideologi Pancasila
Wagub Sumut, Musa Rajekshah (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Mandailing Natal - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meminta para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah Purba Baru untuk memahami betul sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, melihat sebesar apa pengorbanan para pahlawan yang di dalam jiwanya tertanam rasa cinta tanah air begitu besar.

Hal itu disampaikan Musa Rajekshah saat Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar oleh Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa Nasution di Perpustakaan Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Kecamatan Kotanopan, Mandailingnatal (Madina), Jumat (24/2) kemarin.

“Kalian harus belajar sejarah bangsa ini, mengetahui betapa sulitnya para pahlawan dahulu untuk memperjuangan kemerdekaan ini dengan mengorbankan nyawa. Anak-anak santri dulu juga ikut berjuang, anak-anak pesantren dulu ikut berjuang, alim ulama ikut berjung untuk kemerdekaan bangsa ini,” ujar Wagub atau akrab disapa Ijeck, dalam keterangan diperoleh Sabtu (25/2).

Lanjutnya, untuk itu kemerdekaan yang telah kita nikmati saat ini harus dijaga, diisi dengan menjaga semangat kebersamaan, belajar dengan sungguh-sungguh, rajin beribadah sekaligus menghargai perbedaan yang ada, dan membisakan hidup bergotong royong untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

“Tinggal bagaimana sekarang kita menghargai kemerdekaan dengan manfaatkan waktu, rezeki, pikiran yang kita punya bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga kepentingan seluruh umat. Manfaatkan waktu belajar karena negera ini akan semakin berkembang kalau generasi penerusnya berkualitas secara ilmu pengetahuan dan ilmu agama,” kata Ijeck.

Selanjutnya, memaknai sila pertama Pancasila dimana setiap orang melaksanakan perintah agama dan kepercayaan masing-masing dengan tetap mengedepankan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Wakil Ketua DPRD Sumut, Harun Mustafa Nasution menambahkan, di era globalisasi saat ini, generasi muda menghadapi banyak perubahan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan luar yang bisa mengikis rasa nasionalisme.

“Kami para anggota DPRD berkewajiban menyosialisasikan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini ke generasi muda bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Harun.

Harun mengaku pemahaman Pancasila para santri di Ponpes Musthafawiyah cukup baik. “Selama kita melakukan sosialisasi, pemahaman mereka dengan Pancasila sudah cukup bagus. Mereka cukup paham makna dari semua butir Pancasila khususnya Ketuhanan yang Maha Esa dengan menghargai perbedaan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Harun juga mengingatkan bagaimana perjuangan para pahlawan sehingga para santri dapat memahami arti Kemerdekaan RI dan mengisinya dengan prestasi dan hal-hal positif. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wagub Musa Rajekshah yang turut berbagi pengetahuan dengan para santri.

“Saya berterima kasih di dalam sosialisasi saya di Pondok Pesantren Musthafawiyah kebetulan Pak Wagub ikut memberikan pemahaman dan pencerahan tambahan untuk adik-adik. Semoga ilmu yang kita berikan bermanfaat, dipahami dan menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat,” tutupnya.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi