Aksi Begal Marak, Indikasi Lemahnya Perlindungan Keamanan

Aksi Begal Marak, Indikasi Lemahnya Perlindungan  Keamanan
Aksi Begal Marak, Indikasi Lemahnya Perlindungan Keamanan (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan
Aksi kejahatan jalanan semakin meresahkan warga di kawasan Medan bagian Utara. Seorang wanita, pedagang mi pecal dibacok kawanan begal saat melintas di Jalan Ileng Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (15/4/2026) siang.
Peristiwa ini bermula ketika korban Juliana (38), hendak pulang ke rumahnya di Gang Musala Kelurahan Rengas Pulau, seusai mengantarkan anaknya masuk sekolah, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.
Begitu melintas seorang diri
di kawasan Jalan Ileng yang sunyi, tiba-tiba saja dari arah belakang muncul dua pria tak dikenal berboncengan sepeda motor Yamaha, langsung menghadang laju Juliana.
Seketika itu juga,seorang dari kedua pria yang tak dikenal Juliana, langsung mengeluarkan senjata tajam, dan membacok lengan kanan korban.
Dalam situasi tersebut, Juliana masih sempat menyelamatkan hartanya, dengan cara melemparkan tas miliknya berikut kunci kontak sepeda motor ke dalam semak- semak, di kawasan itu. Lantaran tak berhasil merampas tas dan memboyong sepeda motor milik korban, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Sementara korban yang menderita luka pendarahan akibat terkena sabetan senjata tajam kawanan begal tersebut, kini masih menjalani perawatan intensif di RSU Wulan Windi Kecamatan Medan Marelan.
Terkait aksi kejahatan yang terjadi tak jauh dari Mako Polsek Medan Labuhan ini, warga Medan Utara mengaku resah. Apalagi dalam beberapa hari belakangan ini,rentetan kasus kejahatan jalanan, terus terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Menanggapi hal ini, praktisi hukum Helmax Alex Sebastian Tampubolon, yang juga Direktur Utama LBH Cakra Keadilan dan Founder Hasta Law Office, melontarkan kritik terhadap kinerja pengawasan dan patroli perlindungan jajaran Polres Pelabuhan Belawan.
Menurutnya, maraknya aksi begal di wilayah tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan dan patroli rutin dari pihak kepolisian.
“Ini sangat memprihatinkan, dikarenakan lokasi kejadian tidak jauh dari Polsek. Namun pelaku kejahatan masih leluasa beraksi secara brutal. Ini harus menjadi evaluasi serius jajaran Polres Pelabuhan Belawan ,” tegas Alex.
Ia juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku dan meningkatkan intensitas patroli, khususnya di titik-titik rawan kejahatan.“Jika kondisi tidak aman seperti ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, bisa semakin menurun.
Warga sekitar berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat dan tegas, agar kejadian serupa tidak terulang. Hingga Kamis (16/4/2026), belum ada informasi tindak lanjut dari pihak Polsek Medan Labuhan, terkait laporan pengaduan korban dan penangkapan pelaku begal. (MAA)
(NAI)

Baca Juga

Rekomendasi