Pembangunan Huntap Mandiri Bantuan KDM Sebanyak 58 Unit di Taput Belum Rampung (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) mandiri bantuan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), sebanyak 58 unit di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) hingga kini belum rampung.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput, Binhot Isak Aritonang mengatakan lambatnya pembangunan Huntap mandiri ini akibat terkendala konsolidasi lahan dengan pihak masyarakat penerima manfaat.
"Agak terlambat karena konsolidasi lahan pemilik (penerima manfaat)," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan Kamis (16/4).
Dia menjelaskan, bantuan Huntap mandiri yang seharga Rp 75 juta per unit ini hingga kini masih tetap dalam proses pengerjaan.
"Sebagian proses pengerjaan sudah ada mencapai 40 persen, sebagian ada yang naik fondasi," katanya.
Ketika ditanya lalu kapan dtargetkan proses pengerjaan Huntap mandiri ini, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab yang mengerjakan adalah masyarakat penerima manfaat.
“Sedangkan pemerintah hanya memfasilitasi dan membuat gambar. Uangnya juga sudah masuk ke rekening masing-masing penerima," tambahnya.
Apalagi kata dia, situasi cauca di Taput saat ini tidak menentu dan tidak bisa diprediksi. “Jadi kita lihat sajalah nanti karena kondisi cuaca tidak menentu dan tidak bisa diprediksi," tandasnya.
Adapun ke-58 unit Huntap Bantuan KDM di Taput dengan rincian di Kecamatan Adiankoting sebanyak 20 unit, Tarutung 8, Parmonangan 7, Sipoholon 8, Purbatua 4, Pahae Jae 7, dan Kecamatan Simangumban 4 unit.
(CAN/RZD)