Bupati Taput Tinjau Banjir dan Longsor yang Merusak 196 Unit Rumah di Simangumban (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com. Tapanuli Utara - Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran (JTP), Hutabarat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, Kamis (23/4).
Pada kesempatan itu Bupati memerintakan seluruh dinas terkait segera melakukan penanganan dampak bencana.
"Saya memerintahkan seluruh dinas terkait dan mengajak elemen masyarat agar segera bekerja cepat melakukan penanganan," ujarnya.
"Fokus utama kita adalah pemulihan agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan normal," ucapnya.
Selain itu, Bupati juga menginstrusikan agar jajaran melakukan validasi data secara akurat.
"Data yang valid menjadi kunci agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera kita akses dan salurkan," ucapnya.
Di sela meninjau bencana banjir dan longsor, pada kesempatan itu Bupati juga sekaligus menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai kepada sejumlah warga terdampak untuk membantu proses pembersihan.
Bantuan diberikan sebesar Rp 500 ribu untuk kategori rumah rusak berat dan Rp 300 ribu untuk kategori rusak sedang maupun ringan.
Sebelumnya dilaporkan sebanyak 196 unit rumah warga di Tiga Desa, yakni Desa Aek Nabara, Desa Simangumban Julu, dan Desa Dolok Sanggul, di Kecamatan Simangumban Taput mengalami kerusakan dan hanyut akibat diterjang bencana hidrometeorologi yang terjadi diduga akibat tingginya curah hujan pada, Rabu (22/4).
Dari jumlah itu sebanyak 4 unit rumah dinyatakan hanyut terbawa arus sungai dan 18 unit rusak berat, sedangkan sisanya rusak ringan.
Selain merusak sebanyak 196 unit rumah warga, banjir dan longsor juga menghantam 1 unit jembatan hingga terbawa arus sungai dan merusak 1 unit musala.
Kemudian merusak infrastruktur sektor pertanian yang menyebabkan gagalnya panen lahan pertanian padi seluas kurang lebih 20 hektar yang rata-rata telah memasuki usia 70-80 hari setelah tanam (hst).
(CAN/RZD)