Perkuat Koridor Medis Indonesia Malaysi, MHTC Kembali Sapa Warga Medan di MHX 2026 (Analisadaily/Reza Perdana)
Analisadaily.com, Medan - Bagi banyak keluarga di Medan dan sekitarnya, bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan kini semakin umum dilakukan.
Seiring dengan berkembangnya sektor kesehatan di Medan, pasien yang membutuhkan pendapat medis kedua kerap mempertimbangkan berobat ke luar negeri untuk memperoleh kepastian diagnosis, dukungan teknologi medis yang lebih canggih, serta akses ke dokter subspesialis di bidang yang kompleks, seperti kardiologi dan onkologi.
Malaysia secara konsisten menjadi salah satu tujuan utama bagi pasien Indonesia yang mencari layanan kesehatan yang cepat dan tepercaya. Setelah terakhir kali hadir pada tahun 2022, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) kembali menyapa masyarakat Medan tahun ini, sekaligus mempererat hubungan yang telah lama terjalin.
Lokman Izam ABD Aziz, Vice President of Marketing & Communications Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), mengatakan, selama ini, rumah sakit di Malaysia telah dikenal luas sebagai rujukan untuk mendapatkan opini medis kedua serta penanganan kasus yang kompleks.
Reputasi tersebut didukung oleh fasilitas berstandar internasional, tenaga medis spesialis berpengalaman, serta pelayanan yang berfokus pada kebutuhan pasien, dengan biaya yang kompetitif dan pendekatan yang dekat secara budaya.
Selama bertahun-tahun, tingginya jumlah pasien yang mencari layanan kesehatan kelas dunia turut membentuk koridor pelayanan medis Medan-Penang yang kuat.
“Koridor ini menghubungkan masyarakat Sumatera Utara dengan berbagai pusat layanan kesehatan unggulan di Malaysia,” kata Lokman Izam di Medan, Jumat (24/4/2026).
Kawasan ini melayani lebih dari 15 juta penduduk, dengan Medan sebagai pintu gerbang utama bagi daerah sekitarnya yang ingin mendapatkan pengobatan ke luar negeri.
Kedekatan jarak antara kedua wilayah ini semakin memperkuat hubungan yang telah terjalin. Dengan jarak sekitar 160 kilometer melintasi Selat Malaka, Penang dapat ditempuh dari Medan hanya dalam waktu sekitar 40-45 menit penerbangan.
Saat ini, tersedia sekitar 56 penerbangan setiap minggu yang menghubungkan Medan dengan berbagai pusat layanan kesehatan di Penang. Kemudahan akses ini menjadikan rumah sakit di Malaysia sebagai salah satu pilihan layanan kesehatan berstandar internasional yang dekat dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Lokman Izam menyebut, tingginya minat pasien Indonesia juga turut mendorong perkembangan sektor wisata medis di Malaysia, dengan kontribusi sekitar 65 persen dari total pendapatan wisata medis Malaysia berasal dari pasien Indonesia.
“Menyadari pentingnya hubungan yang telah terjalin selama ini, MHTC terus memperkuat kehadiran kami di Indonesia, termasuk di Medan,” ucapnya.
Dengan mengusung konsep Healing Meets Hospitality serta didukung oleh program Malaysia Year of Medical Tourism 2026, MHTC berupaya mempererat kolaborasi layanan kesehatan sekaligus memperluas akses pasien terhadap pilihan perawatan yang tepercaya di Asia Tenggara.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, MHTC hadir bersama 19 rumah sakit terkemuka dari Malaysia melalui Malaysia Healthcare Expo (MHX) Medan 2026, termasuk Island Hospital Penang, pemenang penghargaan Malaysia's Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH), serta 3 finalis FMTH lainnya, yaitu Institut Jantung Negara (IJN), Mahkota Medical Centre dan Subang Jaya Medical Centre.
Malaysia Healthcare Expo (MHX) Medan 2026 berlangsung sejak Kamis (23/4/2026) hingga Minggu (26/4/2026). Kegiatan digelar di Atrium Sun Plaza Medan, Jalan KH Zainul Arifin.
Turut berpartisipasi juga Alpha IVF & Women's Specialists, GenPrime Everlink Fertility Centre, Gleneagles Hospital Kuala Lumpur, Gleneagles Hospital Penang, Hospital Picaso, Damansara Specialist Hospital 2, Johor Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Northern Heart Hospital Penang, Optimax Eye Specialist Centre, Penang Adventist Hospital, Prince Court Medical Centre, Sunway Medical Centre Sunway City Kuala Lumpur, Sunway Medical Centre Penang dan Thomson Hospital Kota Damansara.
Melalui MHX Medan 2026, pengunjung dapat berkonsultasi secara langsung tanpa biaya dengan perwakilan rumah sakit terkemuka Malaysia, memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan perawatan dan penawaran yang tersedia, serta mendapatkan saran medis yang tepercaya di berbagai bidang yang banyak diminati pasien Indonesia, seperti kardiologi, onkologi, ortopedi, fertilitas, dan medical check-up (MCU).
MHX Medan 2026 diharapkan dapat menjawab kebutuhan keluarga yang mencari kepastian diagnosis untuk kasus kompleks.
Selain itu, acara ini juga memperkuat posisi Malaysia sebagai pilihan berobat ke luar negeri yang dekat dan terjangkau, sekaligus menjadi fasilitator dalam mempererat kerja sama layanan kesehatan antara Malaysia dan Indonesia.
(RZD/RZD)