Pemuda Masjid Dunia Sesalkan Pernyataan Amien Rais Tanpa Disertai Tabayyun

Pemuda Masjid Dunia Sesalkan Pernyataan Amien Rais Tanpa Disertai Tabayyun
Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk Said Aldi Al Idrus bersama Muhammad Zamry, Ketua Pemuda Masjid Pakistan, di Phnom Penh Kamboja (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Kamboja - Presiden Pemuda Masjid Dunia, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM menyesalkan dan prihatin sekaligus terkejut dengan pernyataan Amien Rais di kanal Youtube pribadinya, Kamis (30/4/2026), yang isinya tentang "Moralitas".

Said Aldi menilai, isi konten tersebut mengarah kepada fitnah, Hoaks dan bisa menjadi dosa. Selain itu, pernyataan tersebut juga mencerminkan minimnya penerapan prinsip tabayyun atau verifikasi dalam menyampaikan informasi di ruang publik.

"Harusnya diusia Pak Amien Rais yang sudah sepuh, terlebih dahulu mengedepankan Tabayyun. Sebab, beliau tokoh bangsa, tokoh reformasi dan juga keagamaan," ujar Said Aldi kepada wartawan melalui sambungan telepon dari Kamboja, Senin (4/5/2026).

Said Aldi juga mengungkapkan bahwa selama ini hubungan Amien Rais dan Presiden Prabowo terjalin erat, apalagi semenjak masa Koalisi Merah Putih 2014 lalu. Akan tetapi dengan perubahan sikap yang ditunjukkan melalui pernyataan terbuka tersebut, dinilai menjadi pertanyaan besar.

Menurut Said Aldi, demokrasi memang menjamin kebebasan berpendapat. Namun, kebebasan tersebut tidak boleh dimaknai tanpa batas, apalagi jika berpotensi menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Bila tadi kritikan dari Pak Amien Rais itu ditujukan buat pemerintah, itu adalah hal yang biasa dan dimaklumi. Tapi kalau sifatnya secara terbuka menyebar fitnah, hoaks, apalagi menyangkut Kepala Negara. Ini kan menjadi pertanyaan besar. Kenapa bisa demikian, apalagi tanpa ada tabayyun," tutur Said Aldi yang juga Ketua Umum PP AMPG.

Untuk itu melalui kesempatan ini, Said Aldi meminta publik tidak terprovokasi apalagi mempercayai konten konten yang tidak disertai dengan Tabayyun. Sebab arahnya kepada fitnah dan bisa berurusan dengan pihak berwajib.

(KAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi