Anak-anak di Medan mengikuti bimbingan belajar coding Algonova di Medan. (Analisadaily/Irin Juwita)
Analisadaily.com, Medan - Bimbingan Belajar (Bimbel) Coding Algonova merupakan tempat sekolah Teknologi Informasi (IT) nonformal yang berfokus pada pendidikan teknologi, khususnya coding, desain, dan matematika. Target usia siswa di Algonova dimulai dari anak kelas 1 SD, sekitar usia 7 tahun, hingga kelas 3 SMP atau 15 tahun.
“Algonova Indonesia itu sudah berdiri hampir lima tahun, tapi secara online. Permintaan orang tua dari siswa-siswa yang online kelas itu banyak untuk dibukakan kelas offline, terutama di Medan. Makanya kita pertimbangkan dan akhirnya memutuskan membuka cabang di kota Medan,” kata Iqbal, disela-sela pembukaan Algonova di Jalan Hayam Huruk, Sabtu (2/5/2026).
Untuk proses penerimaan siswa, Algonova terlebih dahulu mengundang calon siswa mengikuti trial class atau kelas percobaan. Melalui tahap ini, pihak pengajar akan melihat bakat dan minat anak, yang kemudian disesuaikan dengan usia dan kemampuan masing-masing.
Iqbal menjelaskan dalam program reguler, jadwal belajar dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu, tergantung pilihan siswa. Sementara itu, durasi pembelajaran untuk satu program berlangsung selama dua tahun.
Saat ini, jumlah siswa aktif Algonova di seluruh Indonesia, baik online maupun offline, mencapai sekitar 15 ribu orang. Khusus di Medan, meski baru dibuka, jumlah siswa telah mencapai sekitar 30 orang, bahkan sebelum grand opening dilakukan sudah ada pendaftar.
“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat Medan dan kemajuan cara berpikir orang tua terhadap pendidikan anak,” kata Iqbal.
Menurutnya, anak-anak bisa dialihkan dari fungsi penggunaan gadget untuk diarahkan menjadi produktif. “Kita tidak bisa jauhkan anak dari gadget, tapi bisa mengalihkan dari penggunaan konsumtif menjadi produktif. Yang tadinya bermain game, anak diajari membuat game. Yang tadinya nonton kartun, diajari membuat kartun. Yang menikmati konten 3D, diajarkan membuat visualisasi tiga dimensi,” jelasnya.
Dalam kurikulum dua tahun, Algonova menawarkan tiga jenis kursus utama. Pertama, IT Star, yang bertujuan agar anak mampu membuat game dan animasi sederhana menggunakan bahasa pemrograman Scratch. Kedua, IT Genius yang berfokus pada pembuatan game 3D, desain tiga dimensi, dan 3D modeling. Ketiga, IT Hero, yaitu pembelajaran bahasa pemrograman Python, yang saat ini menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia.
Menariknya, Python umumnya baru diajarkan pada mahasiswa semester awal di Indonesia, namun di Algonova sudah diperkenalkan sejak usia 12 tahun.
Selain itu, Algonova juga menyediakan pembelajaran matematika dengan pendekatan berbeda dari sekolah pada umumnya, yakni mengadopsi kurikulum Cambridge. Hal ini sejalan dengan latar belakang Algonova yang berbasis di Dubai, dengan manajemen pusat yang awalnya berasal dari Rusia.
"Untuk biaya pendaftaran, Algonova menawarkan sistem yang fleksibel, mulai dari paket bulanan, semester, tahunan, hingga paket penuh untuk dua tahun pembelajaran. Besaran biaya bervariasi tergantung program, jadwal, dan paket yang dipilih," ucapnya.
Saat ini Algonova juga tengah melakukan pengembangan agar dapat menjangkau siswa tingkat SMA hingga usia 17 tahun.
Branch Manager Algonova Medan, Algonova, Ahmad Yani mengapresiasi orang tua yang memiliki visi, yaitu memahami bahwa ke depan, masa depan akan penuh dengan tantangan, khususnya bagi anak-anak kita.
"Kita menyadari tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan sangatlah besar. Dengan kehadiran orang tua di sini menunjukkan kesadaran akan pentingnya mempersiapkan anak-anak sejak dini, terlebih di tengah persaingan yang akan semakin ketat di masa mendatang," ujarnya.
Kehadiran Algonova di Medan adalah untuk memberikan jawaban atas kebutuhan untuk mempersiapkan masa depan anak-anak, khususnya di bidang IT atau teknologi informasi. "Kami siap membantu dengan menyediakan akses dan pembelajaran yang mudah, sehingga anak-anak kita memiliki bekal yang kuat untuk menghadapi masa depan," ungkapnya.
(WITA)











