Bawaslu Madina Koordinasikan Hasil Pengawasan PDPB ke PMD dan Disdukcapil

Bawaslu Madina Koordinasikan Hasil Pengawasan PDPB ke PMD dan Disdukcapil
Bawaslu Madina Koordinasikan Hasil Pengawasan PDPB ke PMD dan Disdukcapil ? (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Madina – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan koordinasi terkait hasil pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas PMD yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Mandailing Natal, Senin (4/5/2026).

Rapat koordinasi dipimpin Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Madina, Bambang Saswanda, didampingi tiga staf, yakni Syukri Nasution, Rafsanjani Nasution, dan Nisrina.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Mandailing Natal menyampaikan sejumlah informasi terkait hasil pengawasan pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari upaya penyandingan data guna memastikan kesesuaian dan akurasi.

Bambang mengatakan, koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati antara Bawaslu Mandailing Natal, Disdukcapil, dan PMD.

“Hari ini Bawaslu Mandailing Natal melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sekaligus Kepala Dinas PMD. Kami menyampaikan berbagai informasi hasil pengawasan pemutakhiran data pemilih dalam rangka penyandingan data hasil pengawasan Bawaslu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Mandailing Natal, Irsal Pariadi, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Disdukcapil, menyambut baik langkah koordinasi tersebut.

Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti permintaan Bawaslu dalam rangka penyandingan data pemilih hasil pengawasan guna memastikan akurasi serta kesesuaian dengan data kependudukan yang dimiliki.

“Kami akan menindaklanjuti permintaan Bawaslu terkait penyandingan data pemilih hasil pengawasan,” kata Irsal.

Koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat validitas data pemilih di Kabupaten Mandailing Natal sebagai bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan pemilu yang akurat, mutakhir, dan berkualitas.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen hasil pengawasan dari Bawaslu kepada pihak terkait sebagai bahan tindak lanjut lintas instansi. (RES)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi