Diduga Overdosis, Seorang Pekerja THM di Pangururan Meninggal Dunia

Diduga Overdosis, Seorang Pekerja THM di Pangururan Meninggal Dunia
Diduga Overdosis, Seorang Pekerja THM di Pangururan Meninggal Dunia (Analisadaily/Tetty Naibaho)

Analisadaily.com, Samosir - Seorang pekerja tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, berinisial DLPH, dilaporkan meninggal dunia di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, Rabu (3/6/2026).

Korban diketahui bekerja sebagai pelayan (waiters) di salah satu tempat hiburan malam yang berada di wilayah tersebut. Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat overdosis.

Namun hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan.

Selain korban yang meninggal dunia, sejumlah pekerja lainnya dikabarkan turut menjalani perawatan medis.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi mereka maupun penyebab yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Saat dikonfirmasi, pihak pengelola tempat hiburan malam belum memberikan keterangan.

Seorang pekerja yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa pemilik usaha sedang tidak berada di tempat sehingga belum dapat memberikan penjelasan terkait peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, membenarkan adanya peristiwa meninggalnya seorang pekerja di lokasi tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Benar, ada satu orang pekerja yang meninggal dunia. Untuk informasi lebih lanjut masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Edward, Kamis (4/6/2026).

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian sejak Rabu (3/6/2026).

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta sejumlah barang bukti guna memastikan kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil resmi dari pihak berwenang terkait dugaan overdosis maupun kemungkinan adanya keterlibatan narkotika atau minuman keras dalam peristiwa tersebut. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi