9 Kg Sabu dan 800 Vape Liquid Disita, 3 Kurir Ditangkap

9 Kg Sabu dan 800 Vape Liquid Disita, 3 Kurir Ditangkap
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani didampingi oleh perwakilan Forkopimda sedang menunjukkan barang bukti, Senin (15/6/2026). (Analisadaily/istimewa )

Analisadaily.com, Kisaran - Sat Narkoba Polres Asahan menggagalkan peredaran 9 kilogram (Kg) sabu dan 800 Vape Liquid berisi cairan etomidate. Tiga kurir perempuan diamankan di Dusun V Desa Sungai Apung, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan. Hal itu dikatakan Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani saat memimpin konferensi pers di halaman Mapolres Asahan, Senin (15/6/2026).

Ketiga tersangka berinisial M (43), KS (33), dan FD (45). Mereka merupakan warga Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjung Balai dan Kelurahan Gading, Kota Tanjung Balai. "Ketiganya berperan sebagai kurir," kata AKBP Revi Nurvelani didampingi sejumlah perwakilan Forkopimda.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menyebutkan barang bukti yang disita sembilan bungkus plastik warna hijau bertuliskan aksara Cina diduga berisi sabu seberat brutto 9 Kg dan 800 cartridge vape diduga berisi etomidate merek Lamborghini, satu tas koper, empat tas ransel, empat plastik bening besar, dan 1 unit handphone Android merek OPPO.

"Dari keterangan tersangka, sabu dan etomidate itu akan dibawa ke Medan atas perintah seseorang berinisial B. Ketiganya dijanjikan upah Rp22 juta setelah barang diserahkan ke penerima yang tidak mereka kenal," kata Revi.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 119 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU No 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, jo Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 jo Pasal 609 ayat 2 huruf a dan b UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. "Ketiga tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup," ujarnya.

Motif para tersangka lanjut Revi menjelaskan, menjadi kurir karena faktor ekonomi untuk tambahan penghasilan. Ia menyebut pengungkapan 8 Kg sabu dan 800 cartridge etomidate ini dapat menyelamatkan sekitar 36.000 jiwa dari penyalahgunaan narkotika. "Kasus masih dikembangkan untuk memburu pihak lain yang terlibat," tegasnya.

Baca Juga

Rekomendasi