Henry Jhon Hutagalung (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung SE, SH, MH memkritisi isi pidato yang disampaikan oleh Wali Kota Medan Rico Waas pada Paripurna HUT ke 436 Kota Medan yang dilaksanakan di DPRD Medan, Selasa (30/6/2026).
Menurut anggota Komisi II DPRD Medan itu, dalam pidatonya, wali kota sama sekali tidak ada menyebut sedikitpun tentang pendiri Kota Medan.
"Bahkan, tampilan media layar yang disediakan dalam Paripurna itu, juga tidak ada menampilkan sosok, patung kuburan, kampung kecil yang dibangun oleh Guru Patimpus. Jangan–jangan mereka tidak tahu di mana kampung kecil yang merupakan cikal bakal Kota Medan yang dibangun oleh Guru Patimpus. Jadi, jangan pernah sekali–kali melupakan sejarah, JAS MERAH," tegas Henry Jhon masih melontarkan kritik pedas.
Selain itu, masih Henry Jhon, tampilan di layar atau pidato wali kota, juga tidak menampilkan tantangan yang ada saat ini di Kota Medan. Contohnya, perumahan kumuh, banjir, revitalisasi sungai, reformasi pelayanan birokrat dan lain–lain yang sampai saat ini belum disentuh.
Tantangan itu, lanjut Henry Jhon, mengingatkan kita bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk kemajuan dan kesehjateraan masyarakat Kota Medan.
"Saya juga tidak melihat kehadiran keluarga atau keturunan Guru Patimpus yang ada di Medan dihadirkan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kita kepada pendiri Kota Medan," ujar Henry Jhon.
Ironisnya, sambungnya, yang ditampilkan dan disampaikan wali kota hanya yang baik–baik saja. "Seolah–olah Kota Medan ini tidak punya kekurangan yang harus bersama–sama dengan masyarakat untuk memperbaikinya," pungkasnya.
(MC/RZD)