Jamdasu XI 2026 Ditutup, Wabup Samosir Apresiasi Kontingen Pramuka Samosir

Jamdasu XI 2026 Ditutup, Wabup Samosir Apresiasi Kontingen Pramuka Samosir
Jamdasu XI 2026 Ditutup, Wabup Samosir Apresiasi Kontingen Pramuka Samosir (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Deli Serdang - Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang resmi ditutup, Minggu (12/7/2026).

Penutupan dilakukan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bersama para kepala daerah, termasuk Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.
Jamdasu XI yang berlangsung 8–12 Juli 2026 diikuti 5.575 peserta dari 32 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai pembinaan karakter, keterampilan, wawasan kebangsaan, literasi digital, kegiatan lingkungan, hingga edukasi tanggap bencana.

Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan apresiasi kepada petugas upacara pembukaan dan penutupan Jamdasu XI dengan memberangkatkan 19 orang mengikuti Jambore Nasional 2026.

Selain itu, sebanyak 1.039 peserta terbaik akan mewakili Sumatera Utara pada Jambore Nasional yang digelar 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Rangkaian penutupan ditandai pelepasan tanda peserta dan penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska), serta penyerahan hadiah berbagai perlombaan. Kwarcab Deliserdang meraih Juara I Kontingen, disusul Asahan Juara II dan Simalungun Juara III.

Usai acara, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk didampingi Sekretaris Daerah Samosir Marudut Tua Sitinjak berbaur bersama Kontingen Samosir serta memberikan motivasi dan apresiasi atas partisipasi mereka.

Ariston menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Jamdasu bukan hanya tentang perlombaan, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebersamaan generasi muda.

“Terima kasih atas semangat dan perjuangan seluruh adik-adik Pramuka yang telah membawa nama baik Kabupaten Samosir. Menang atau belum menjadi juara bukan tujuan utama, tetapi pengalaman, persaudaraan, disiplin, dan karakter yang terbentuk menjadi bekal berharga untuk masa depan,” ujar Ariston. (TN/Rel)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi