Golkar Apresiasi Bobby Nasution Percepat Pembangunan Nias, Dinilai Tepati Janji dan Buka Jalan Pulau Batu ke Panggung Dunia

Golkar Apresiasi Bobby Nasution Percepat Pembangunan Nias, Dinilai Tepati Janji dan Buka Jalan Pulau Batu ke Panggung Dunia
Golkar Apresiasi Bobby Nasution Percepat Pembangunan Nias, Dinilai Tepati Janji dan Buka Jalan Pulau Batu ke Panggung Dunia (Analisadaily/zulnaidi)

Analisadaily.com, Medan – Komitmen Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mempercepat pembangunan Kepulauan Nias mendapat apresiasi dari Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, Aswin Parinduri, menilai berbagai langkah yang dilakukan Bobby Nasution bukan sekadar menjalankan program pemerintahan, tetapi juga membuktikan janji politik yang disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye.

Aswin mengatakan, keberanian Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias menjadi simbol bahwa pembangunan Sumatera Utara tidak lagi hanya berpusat di wilayah daratan, tetapi juga menyentuh daerah kepulauan yang selama ini dinilai masih tertinggal dari sisi infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi.

"Fraksi Partai Golkar memberikan apresiasi penuh kepada Bapak Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution. Beliau membuktikan komitmennya dengan memenuhi janji kampanye untuk berkantor di Kepulauan Nias sekaligus mengalokasikan anggaran yang besar guna mempercepat pembangunan di wilayah tersebut," ujar Aswin di Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, perhatian serius pemerintah provinsi terhadap Kepulauan Nias merupakan langkah strategis untuk mengejar ketimpangan pembangunan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Percepatan pembangunan di wilayah kepulauan diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, membuka akses ekonomi baru, serta memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

Aswin menilai Bobby Nasution menunjukkan kepemimpinan yang energik dengan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aktif mempromosikan potensi daerah kepada dunia internasional. Salah satu langkah yang diapresiasi adalah ketika Gubernur mengajak Duta Besar Prancis berkunjung ke Kepulauan Nias untuk melihat langsung kekayaan sejarah, budaya, dan potensi wisata yang dimiliki daerah tersebut.

Menurut Aswin, kunjungan itu memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar agenda seremonial. Kehadiran perwakilan negara sahabat di Nias menjadi bentuk diplomasi daerah yang dapat membuka peluang kerja sama di bidang pariwisata, kebudayaan, pendidikan, hingga investasi.

"Beliau mengajak Duta Besar Prancis berkeliling di Nias untuk melihat secara langsung berbagai situs bersejarah yang menjadi bukti bahwa di Nias telah tumbuh peradaban sejak masa lampau. Ini menunjukkan bahwa Nias memiliki warisan sejarah yang luar biasa dan layak diperkenalkan kepada masyarakat dunia," katanya.

Selain mengunjungi situs-situs bersejarah, rombongan juga mendatangi Pantai Lagundri yang telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di dunia. Menurut Aswin, promosi langsung kepada tamu internasional akan memberikan dampak positif bagi citra pariwisata Sumatera Utara.

Ia meyakini semakin banyak tokoh dan investor mancanegara yang mengenal potensi Nias, semakin besar pula peluang daerah itu berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor jasa, usaha mikro, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

"Pak Gubernur adalah sosok pemimpin yang energik dan memiliki visi besar terhadap masa depan daerah. Beliau tidak hanya membangun jalan dan infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa Nias memiliki potensi besar untuk dikenal di tingkat internasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Aswin mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Nias menjadikan perhatian pemerintah provinsi sebagai momentum untuk bersama-sama membangun daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, generasi muda, dan seluruh masyarakat menjadi kunci agar percepatan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat Nias menyambut baik berbagai program yang sedang dijalankan pemerintah provinsi. Pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi, sinergi, serta semangat gotong royong seluruh masyarakat agar Nias semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi kebanggaan Sumatera Utara di mata dunia," pungkasnya.

(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi