81 Tahun Rusak, Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal

81 Tahun Rusak, Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal
81 Tahun Rusak, Warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Hamparan Perak - Setelah melalui penantian panjang, 81 tahun, impian warga Dusun Rejo dan Dusun Abadi, Desa Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak akhirnya terwujud bisa menikmati jalan beraspal. Selama ini warga merasa kesulitan melalui jalan tersebut karena rusak. Terutama para petani menuju areal persawahannya.

“Selama saya masih kecil, sekarang sudah punya anak, baru ini lah diaspal. Anak sekolah pun jalannya udah enak sekarang,” kata warga Siti saat Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meresmikan kedua ruas jalan tersebut, Kamis (3/9/2026).

Senada dengan Siti, Ari juga mengucapkan rasa terima kasih atas pengaspalan jalan yang saling terhubung sehingga para petani bisa lebih nyaman ke sawah.

“Terima kasih atas pengaspalan jalan di Dusun Abadi dan Benteng. Ini jalan yang susah dilalui, terutama bagi petani yang ke sawah. Sekarang kami merasakan bagaimana nyamannya bekerja ke sawah,” ujar Ari Junaidi, salah seorang warga.

Selain jalan, Sahnan, juga menambahkan bahwa normalisasi sungai yang dilakukan turut membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

“Terima kasih atas bantuan normalisasi. Sungai di depan rumah warga sudah dikorek sekitar 600 meter dan airnya sekarang lancar. Ke depan, kami warga Blok 1 berharap ada pembangunan drainase juga,” katanya.

Menanggapi aspirasi warga, Bupati menyatakan Pemkab Deli Serdang siap mendukung pembangunan jalan dan drainase dengan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan.

“Saya akan ikut membangun drainase dan jalan, tetapi saya ingin ada kesepakatan dengan desa. Kalau saya bangun drainase, paling tidak ada gotong royong untuk membersihkannya secara rutin,” tegasnya.

Bupati meminta pemerintah desa dan masyarakat menjaga kebersihan badan jalan serta parit. Tanaman yang merambat ke badan jalan dan sampah yang menyumbat parit harus dibersihkan secara rutin.

“Sebesar apa pun pembangunan kalau tidak dijaga dan dipelihara, umurnya tidak panjang. Ini bukan pekerjaan saya sendiri, tetapi pekerjaan kita bersama,” katanya.

Asri Ludin juga mengapresiasi pemasangan portal oleh masyarakat di sejumlah ruas jalan untuk mencegah kendaraan bermuatan berlebih melintas dan merusak jalan. Pemasangan portal diminta tetap memperhatikan akses kendaraan pengangkut hasil bumi.

Menurut Bupati, pembangunan jalan harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, mulai dari mempermudah mobilitas petani dan anak sekolah hingga mendukung aktivitas ekonomi warga.

“Tadi disampaikan warga bahwa semenjak Indonesia merdeka, bahkan sebelum merdeka, dusun itu belum pernah tahu yang namanya aspal. Jadi, pertahankan jalan ini selama mungkin. Kalau jalan yang sudah dibangun bisa bertahan, daerah lain juga bisa mendapatkan pembangunan. Jangan hanya itu-itu saja yang kita bangun,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ke Desa Tandem Hilir II, Bupati juga menyerahkan bantuan Baznas dan kursi roda kepada masyarakat.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi