Perkuat Komunikasi-Bangun Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Binjai Gelar 'Strategic Leadership Gathering' (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Binjai - Perlindungan pekerja tidak cukup hanya dengan kepesertaan. Tapi juga butuh komitmen, kolaborasi, dan kepedulian bersama antara perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Semangat inilah yang dibawa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai dalam 'Strategic Leadership Gathering' yang digelar di Koki Sunda, belum lama ini. Sebanyak 100 badan usaha aktif di wilayah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai hadir dalam kegiatan ini.
Para pimpinan perusahaan dan perwakilan HRD berkumpul untuk memperkuat komunikasi, membangun sinergi, sekaligus memperluas pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Binjai, Inggrid Maya Sari, mengatakan perusahaan merupakan mitra strategis dalam mewujudkan perlindungan pekerja yang semakin kuat.
“Perusahaan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan pekerja mendapatkan perlindungan. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dan menjadikan perusahaan sebagai strategic partner dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial yang optimal bagi pekerja,” ujar Inggrid dalam siaran pers yang diterima di Medan, Senin (14/9/2026).
Sinergi tersebut, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan kepesertaan, tetapi juga mencakup kepatuhan, pemahaman terhadap manfaat program, hingga upaya bersama menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Pesan ini semakin diperkuat melalui paparan Waka Pelayanan Kanwil Sumbagut, dr. Rivai Siregar, yang membahas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia mengingatkan pentingnya membangun budaya keselamatan di lingkungan perusahaan. K3 bukan sekadar aturan, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang harus diterapkan secara konsisten untuk mencegah kecelakaan dan melindungi pekerja.
Keselamatan kerja harus menjadi bagian dari keseharian di lingkungan kerja. Upaya pencegahan jauh lebih penting, sehingga risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan dan pekerja dapat bekerja dengan aman.
Tak berhenti pada aspek perlindungan, kegiatan ini juga mengajak perusahaan melihat lebih jauh manfaat yang dapat diperoleh pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Muhammad Syahril Siregar, Area Consumer Financing Manager (ACFM) Bank Syariah Indonesia (BSI), turut memberikan paparan mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan.
MLT menjadi salah satu bentuk manfaat yang dapat dimanfaatkan peserta aktif untuk mendukung kesejahteraan. Informasi tersebut memberikan perspektif baru bagi perusahaan bahwa perlindungan pekerja tidak hanya hadir ketika risiko terjadi, tetapi juga dapat memberikan manfaat dalam mendukung kualitas hidup pekerja.
Bagi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, 'Strategic Leadership Gathering' menjadi lebih dari sekadar forum pertemuan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyatukan pemahaman dan membangun komitmen bersama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan dunia usaha.
“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari sinergi yang semakin kuat. Bersama perusahaan, kami ingin memastikan pekerja tidak hanya terlindungi, tetapi juga semakin memahami dan merasakan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Inggrid.
Dengan kolaborasi yang kuat, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai terus mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang semakin aman, produktif, dan sejahtera. Sebab perlindungan pekerja bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang memastikan pekerja dan keluarganya memiliki masa depan yang lebih aman.
(NAI/NAI)











