Bupati Madina Resmi Buka Job Fair 2026, 15 Perusahaan Buka 304 Lowongan Kerja

Bupati Madina Resmi Buka Job Fair 2026, 15 Perusahaan Buka 304 Lowongan Kerja
Bupati Madina Resmi Buka Job Fair 2026. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Madina - Peluang kerja terbuka lebar di Mandailing Natal (Madina). Sebanyak 15 perusahaan menawarkan sekitar 304 lowongan pekerjaan dalam Job Fair Madina 2026, membuka kesempatan bagi para pencari kerja, khususnya putra-putri daerah, untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi.

Job Fair Madina 2026 resmi dibuka Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, di Gedung Serbaguna Haji Amru Daulay, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan secara langsung para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja

Bupati Saipullah mengatakan persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, tersedianya lapangan pekerjaan yang layak tidak hanya berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka pengangguran.

"Atas dasar itulah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terus berupaya membangun sinergi dengan dunia usaha dan berbagai pihak untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat yang ada di Mandailing Natal maupun di luar Kabupaten Mandailing Natal dan sekitarnya," kata Saipullah.

Ia mengapresiasi 15 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam Job Fair Madina 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 perusahaan bergerak di sektor perkebunan, sementara tiga lainnya berasal dari sektor kesehatan.

"Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan pemilik perusahaan yang telah memberikan kesempatan lowongan pekerjaan bagi masyarakat kita," ujarnya.

Saipullah berharap seluruh lowongan yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pencari kerja, khususnya putra-putri Mandailing Natal.

Ia juga mengingatkan pencari kerja agar tidak hanya mengandalkan ijazah ketika memasuki dunia kerja. Para pencari kerja diminta mempersiapkan administrasi, kemampuan teknis, komunikasi, sikap, hingga etos kerja.

"Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kemampuan untuk terus belajar," katanya.

Bupati juga berpesan kepada generasi muda Madina agar tidak mudah menyerah ketika mencari pekerjaan. Menurutnya, setiap peluang harus dimanfaatkan dan para pencari kerja tidak perlu takut bersaing maupun mencoba peluang baru.

"Jangan takut bersaing, jangan takut untuk mencoba, dan jangan takut untuk berhenti belajar," ucap Saipullah.

Di sisi lain, Saipullah berharap hubungan antara Pemkab Madina dan dunia usaha terus diperkuat.

Menurutnya, semakin banyak investasi dan kegiatan usaha yang berkembang di Madina, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan proses perekrutan melalui Job Fair harus dilakukan secara objektif, transparan, profesional, serta memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh pencari kerja sesuai kemampuan dan kualifikasi.

"Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," tegasnya.

Saipullah berharap masyarakat Madina tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah, tetapi dapat menjadi pelaku utama. "Kita ingin masyarakat Mandailing Natal tidak hanya menjadi penonton di dalam pembangunan, tetapi juga sebagai pemain dan peran utama dalam pembangunan yang ada di Madina," katanya.

Karena itu, ia mengajak pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, lembaga pelatihan dan masyarakat membangun kolaborasi untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.

Sementara itu, dalam pelaksanaan Job Fair Madina 2026, terdapat sekitar 304 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 15 perusahaan peserta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 23-24 September 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, di Gedung Serbaguna Haji Amru Daulay, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.

Pelaksanaan Job Fair tersebut bertujuan mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan pemberi kerja, memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja, serta membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan dan kualifikasi.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka pengangguran terbuka dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Saipullah kemudian secara resmi membuka Job Fair Madina 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina, Rahmad Hidayat berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini saja.

Ke depan, Job Fair diharapkan dapat dilaksanakan lebih sering sehingga ketika perusahaan memiliki kebutuhan tenaga kerja, pemerintah daerah dapat segera mempertemukan informasi tersebut dengan masyarakat pencari kerja.

"Harapan kita Job Fair ini bisa dilaksanakan satu kali, dua kali, tiga kali, bahkan empat kali dalam satu tahun," demikian disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.(RES)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi