Bupati Palas Kawal Pengusulan Jalan Nasional Ruas Gunung Tua - Sibuhuan Sepanjang 113,02 Km (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Padanglawas - Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, terus mengawal usulan peningkatan ruas jalan strategis Gunung Tua - Sibuhuan hingga berbatasan Rohul Provinsi Riau sepanjang 113,02 Km menjadi jalan nasional.
Pengusulan jalan nasional ini penting guna memperkuat konektivitas dan aksebilitas antar wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan pembahasan usulan peningkatan status ruas jalan di kantor Kementerian PU Kebayoran Baru Jakarta Selatan Jumat (23/10/2026).
Bupati Putra Mahkota Alam bersama beberapa kepala daerah tetangga dan pejabat Provinsi Sumatera Utara, diterima Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Dr. Ir Hairuddin C. Mahdi, ST., M.S.
Dalam pertemuan itu Bupati Putra Mahkota Alam menyampaikan, bahwa koridor ruas jalan yang membentang di wilayah Padanglawas hingga berbatasan dengan Provinsi Riau sangat strategis untuk ditingkatkan status jalannya menjadi Jalan Nasional.
Sebab koridor Gunung Tua, Sibuhuan hingga Batas Riau adalah penghubung akses utama Sumatera Utara menuju Provinsi Riau.
" Ruas jalan Gunung Tua - Sibuhuan itu memiliki peran vital dalam penguatan konektivitas wilayah dan distribusi logistik lintas provinsi," sebut Putra Mahkota Alam Sabtu (24/10/2026).
Selain itu sambung Putra Mahkota Alam, alasan pentingnya ruas jalan di Padanglawas dan daerah tetangga menjadi status jalan nasional, akan memperkuat hubungan fungsional PKW Padangsidimpuan - Padanglawas - PKW Pasir Pangaraian (Riau).
Kemudian kata bupati peningkatan status ruas jalan menjadi jalan nasional, adalah upaya mendukung pengembangan koridor ekonomi lintas provinsi dan perluasan akses distribusi komoditas unggulan.
Seperti kelapa sawit dan karet dari Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menuju Pelabuhan Dumai sebagai jalur perdagangan Selat Malaka.
" Tidak hanya itu jika koridor ruas jalan ini menjadi jalan nasional bisa memperkuat akses dari wilayah barat dan selatan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba," ungkap Putra Mahkota.
Untuk itu ia berharap ruas jalan yang diusulkan bisa masuk dalam kebijakan Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020-2040.
"Jalan itu adalah urat nadi ekonomi. Jika status ruas jalan Gunung Tua - Sibuhuan hingga batas Riau menjadi jalan nasional, maka distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat akan lebih cepat, biaya logistik bisa lebih hemat dan investasi akan masuk," tegas Putra Mahkota Alam.
(ATS/NAI)










