Inovasi Smart Farming Bertenaga Surya Sukses Tekan Angka Gagal Panen di Dusun Pelawi Langkat

Inovasi Smart Farming Bertenaga Surya Sukses Tekan Angka Gagal Panen di Dusun Pelawi Langkat
Inovasi Smart Farming Bertenaga Surya Sukses Tekan Angka Gagal Panen di Dusun Pelawi Langkat (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Langkat — Tim pengabdian kepada masyarakat dariUniversitas Battuta dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil mengimplementasikan program “Smart Farming Mandiri Energi” di Dusun Pelawi, Desa Simpang Tiga,Kabupaten Langkat.

Penerapan teknologi kendali nutrisi hidroponik otomatis bertenaga surya ini sukses menekan angkakegagalan panen dan membebaskan biaya operasional listrikbagi Kelompok Tani Pemuda setempat.

Sebelumnya, kelompok tani yang beranggotakan 18 pemudatersebut menghadapi kendala besar dalam menjalankan usahabudidaya hidroponik komoditas sawi, selada, pakcoy, dankangkung.

Kesibukan utama para anggota sebagai pekerja diperkebunan kelapa sawit membuat perawatan hidroponik harianterbengkalai, yang memicu tingginya tingkat gagal panen rata-rata hingga 42,09%.

Selain itu, biaya tagihan listrik PLNberbayar untuk memompa sirkulasi air secara terus-menerussangat memotong margin keuntungan kelompok.

Merespons permasalahan tersebut, tim pengabdi yang terdiri dariM. Rhifky Wayahdi, S.Kom., M.Kom., Nurhajijah, S.P., M.Agr.,dan Fahmi Ruziq, S.T., M.Kom., dibantu dua mahasiswa pelaksana, merancang alat kendali nutrisi otomatis.

Mengingat lokasi mitra berada di area blank spot atau minim sinyal seluler, sistem dibangun menggunakan otomasi berbasis mikro kontroler ESP32 non-IoT, yang dipadukan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid 100 WP.

Alat tersebut secara mandiri mampu membaca sensor pH maupun kepekatan hara, lalu meneteskan cairan nutrisi sesuai kebutuhan agronomis tanpa intervensi manual.

Hasil penerapan teknologi ini terbukti sangat signifikan. Persentase gagal panen yang awalnya berada di angka 42,09% turun drastis menjadi hanya 6,25%. Selain meningkatkan keberhasilan panen tanaman yang bebas pestisida dan tumbuh seragam, integrasi baterai panel surya sukses menghasilkan efisiensi kelistrikan 100%, sehingga tagihan operasional listrik hidroponik turun menjadi Rp 0,-.

Surya Darma, selaku Ketua Kelompok Tani Pemuda Dusun Pelawi, mengungkapkan apresiasi dan dampak langsung yang dirasakan kelompoknya terhadap program ini.

“Kehadiran sistem auto pilot bertenaga surya ini benar-benar menjadi solusi nyata bagi kami. Kini, kami bisa tetap pergi bekerja memanen kelapa sawit dari pagi hingga sore tanpa khawatir tanaman kerdil atau mati karena kekurangan nutrisi, sebab alat tersebut sudah mengaturnya secara otomatis. Panen kami jauh lebih melimpah, dan yang paling melegakan, kami tidak perlu lagi memikirkan biaya tagihan listrik untuk pompa air 24 jam,” ungkapnya, dalam keterangan diperoleh Selasa (3/11/2026).

Instalasi smart farming yang didanai melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2026 ini telah diresmikan sebagai unit Demplot Edukasi.

Pada tahapan keberlanjutan program berikutnya, tim pengabdi merencanakan penyuluhan pengolahan pasca panen dan pengemasan produk higienis bermerek dagang sendiri agar hasil panen sayuran premium warga Dusun Pelawi dapat menembus pasar minimarket modern.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi