Ribuan Pelajar Siap Beradu Kemampuan Sains, Methodist-2 Education Expo Rebutkan Piala Gubernur (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com,Medan-Semangat berkompetisi, berjuang meraih prestasi, dan menjunjung tinggi sportivitas akan mewarnai Lomba Sains Plus tingkat SMA/MA se-Sumatera Utara dalam rangka Methodist-2 Education Expo (MEE) ke-24. Sebanyak 3.181 siswa dari 26 kabupaten/kota di Sumatera Utara dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara tersebut.
Ajang adu kemampuan akademik ini akan berlangsung pada 13–14 November 2026 di SMA Methodist-2 Medan, Jalan MH Thamrin Nomor 96 Medan. Para peserta akan berjuang menunjukkan kemampuan terbaik melalui persaingan yang sehat, sportif, dan penuh semangat.
Peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Pematangsiantar, Humbang Hasundutan, Tanjungbalai, Binjai, Tebingtinggi, Deli Serdang, Tanah Karo, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Sidikalang, Rantauprapat, Langkat, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Medan.
Kegiatan yang diselenggarakan Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI)-2 Medan ini tidak hanya menjadi arena adu kecerdasan dan kemampuan akademik, tetapi juga wadah membangun karakter, kepercayaan diri, serta semangat pantang menyerah di kalangan generasi muda.
Sebagai bagian dari persiapan, pimpinan dan panitia Perguruan Methodist-2 Medan melakukan audiensi ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Sumatera Utara di Jalan Gajah Mada Medan, Selasa (3/11/2026). Kunjungan tersebut sekaligus untuk mengundang anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara periode 2024–2029, Pdt Penrad Siagian, STh, MSi, Teol, agar berkenan hadir dan membuka kegiatan.
Rombongan dipimpin Pdt Paulus Subyanto, STh, selaku pimpinan Perguruan Methodist-2, didampingi Kepala SMA Methodist-2 Drs Kusno, Kepala SMP Methodist-2 Pdt Tommy Wijaya, SKM, MDiv, serta Ketua Panitia MEE ke-24 Drs Bob S Saragih, MSi. Turut hadir Sekretaris Panitia Pdt J Manurung, Koordinator Lomba Sains J Malau, ST, dan sejumlah unsur panitia lainnya.
Ketua Panitia MEE ke-24, Bob S Saragih, menjelaskan, selain Lomba Sains Plus, kegiatan tahun ini juga menghadirkan Pameran Pendidikan Internasional dengan tema "Pastikan Pilihan Anda, Demi Masa Depan".
Sebanyak 40 perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri menyatakan kesiapan berpartisipasi. Perguruan tinggi tersebut berasal dari sejumlah negara, antara lain Singapura, Malaysia, Kanada, Australia, China, Jepang, Taiwan, dan Jerman.
Pameran ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat berbagai pilihan pendidikan tinggi, sekaligus memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Lomba Sains Plus mengusung motto "Datang, Berlomba, dan Jadilah yang Terbaik". Terdapat enam bidang yang dipertandingkan, yakni Kimia, Fisika, Biologi, Matematika, Ekonomi, dan Bahasa Inggris.
Melalui kompetisi tersebut, para pelajar didorong untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, ketelitian, kreativitas, dan keberanian menghadapi tantangan. Namun, lebih dari sekadar mengejar kemenangan, setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap sportif, menghargai kemampuan lawan, serta menerima hasil perlombaan dengan jiwa besar.
Total Hadiah Rp34,5 Juta
Bob S Saragih menambahkan, panitia akan menetapkan lima pemenang beregu atau juara umum sekolah. Para pemenang akan memperoleh trofi dan sertifikat sebagai penghargaan atas pencapaian sekolah masing-masing.
Selain penghargaan beregu, panitia juga menetapkan 30 juara individu atau perorangan. Peringkat 1–5 akan mendapatkan medali emas dan uang tunai, peringkat 6–15 memperoleh medali perak dan bingkisan, sedangkan peringkat 16–30 menerima medali perunggu dan sertifikat.
Secara keseluruhan, kompetisi ini menyediakan hadiah uang tunai dengan total Rp34,5 juta.
Melalui MEE ke-24, Perguruan Methodist-2 Medan ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk membuktikan kemampuan, mengembangkan potensi, dan memperluas wawasan pendidikan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter tangguh, menjunjung sportivitas, serta berani bersaing secara sehat untuk meraih cita-cita di tingkat nasional maupun internasional. (rel/js)
(NAI)











