Jalan Medan-Kutacane di Balandua ‘Berliang’

Jalan Medan-Kutacane di Balandua ‘Berliang’
Jalan Medan-Kutacane di Balandua ‘Berliang’ (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com Sidikalang - Pengendara melintas di ruas jalan menghubungkan Medan-Kutacane diminta berhat-hati. Rasa waspada perlu ditingkatkan saat berada di lintasan Dusun Butar, Desa Balandua, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.

Kepala Desa Balandua, Alpredo Pinem, Rabu (4/11) mengatakan, setidaknya ada 2 titik longsor atau jalan ambles di ruas jalan nasional dimaksud. Keduanya berjarak sekitar 1 kilometer.

Diterangkan, di salah satu titik, badan jalan sudah berliang. Lebar aspal kurang lebih 8 meter, kini tinggal 5 meter. Titik bencana ini berada di tikungan.

“Badan jalan longsor dan berliang. Pengendara harus hati-hati,” kata Alpredo.

Guna memberi rasa nyaman bagi pengemudi, Alpredo menyebut, mengerahkan pemuda bergotong royong menambah ruas baru. Tujuannya, agar roda mobil bisa lebih leluasa.

“Kami gotong royong melebarkan beram jalan,” kata Alpredo.

Diterangkan, di titik kedua, badan jalan ambles. Bahkan, toilet rumah makan terbelah oleh lumpur.

Kejadian dimaksud merupakan dampak curah hujan tinggi. Guyuran masih berlangsung hingga hari ini.

“Hujan lebat mengguyur belakangan ini,” kata Alpredo.

Hal senada disampaikan Kapolsek Tanah Pinem, AKP Sumitro Manurung. Pihaknya memasang garis sebagai rambu buat masyarakat dan pengguna jalan.

“Di satu lokasi, konstruksi di bawah hotmix sudah berliang,” kata Sumitro.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi