Oleh: dr. Jansen. Pernakah anda mengalami nyeri di tumit setelah berlari atau berolahraga atau saat bangun tidur di pagi hari? Kemungkinan nyeri tersebut disebabkan oleh peradangan pada jaringan disepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki atau dikenal sebagai plantar fascia. Peradangan pada jaringan tersebut disebut sebagai plantar fasciitis.
Dalam keadaan normal, plantar fascia berperan sebagai penyangga lengkung dalam telapak kaki dan penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring) saat beraktivitas. Pada saat tegangan pada daerah tersebut terlalu besar, robekan kecil dapat terjadi. Bila terjadi berulang-ulang, fascia akan meradang. Penyebab plantar fasciitis dapat berupa:
- Aktivitas fisik yang berlebihan seperti pada pelari jarak jauh. Selain itu, berjalan dan naik tangga juga dapat menyebabkan beban yang besar pada tulang tumit dan jaringan lunaknya.
- Peradangan sendi (arthritis) yang menyebabkan peradangan pada jaringan di telapak kaki. Hal ini sering dialami pada paruh baya atau lebih tua.
- Kencing manis (diabetes mellitus). Plantar fasciitis terjadi lebih sering pada orang dengan diabetes namun mekanismenya masih belum dimengerti.
- Lengkung telapak kaki yang datar atau malah terlalu melengkung atau pola berjalan yang tidak biasa dapat mengakibatkan penyebaran berat badan tidak merata diterima oleh kedua kaki, dan menyebabkan beban tambahan pada plantar fascia.
- Sepatu dengan sol tipis, longgar, tidak ada bantalan untuk lengkung kaki sehingga tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan pada kaki. Selain itu, sepatu dengan tumit tinggi akan menyebabkan tendon Achilles (tendon yang melekat pada tumit) tegang dan memendek, yang akhirnya menyebabkan ketegangan pada jaringan di sekitar tumit.
- Berat badan berlebih atau pada kehamilan.
Gejala pada plantar fasciitis biasanya timbul secara bertahap, namun dapat tiba-tiba sehingga terjadi nyeri hebat. Keluhan biasanya hanya satu sisi kaki namun dapat terjadi pada kedua kaki. Keluhan dapat berupa:
- Nyeri tajam seperti ditusuk di telapak kaki daerah tumit bagian dalam.
- Nyeri tumit yang bertambah berat saat beberapa langkah pertama setelah bangun tidur, pada saat naik tangga atau pada saat berjinjit.
- Nyeri tumit yang timbul akibat berdiri ataupun berjalan lama dan bangkit setelah duduk lama.
- Nyeri tumit yang dirasakan setelah berolahraga tetapi tidak saat sedang berolahraga.
- Adanya pembengkakan ringan di daerah tumit.
Penegakkan penyakit ini berdasarkan keluhan yang dialami dan mencari titik-titik nyeri pada kaki, selain itu juka diperlukan pemeriksaan penunjang seperti rontgen atau MRI untuk menyingkirkan adanya retak ataupun patah pada tulang.
Pencegahan dan penanganan plantar fasciitis dapat melakukan di rumah adalah dengan cara:
- Menjaga berat badan sehat ideal.
- Memakai sepatu yang ergonomis. hindari bertelanjang kaki terutama pada permukaan yang keras.
- Lakukan pemanasan sebelum memulai olahraga dan dilakukan secara bertahap. Hindari gerakan hentakan.
- Lakukan peregangan pada saat bangun tidur. Sebelum anda turun dari tempat tidur di pagi hari, regangkan otot-otot betis, lengkung kaki dan tendon Achilles dengan cara menyentuh ujung kaki anda dan secara perlahan-lahan melipat kaki untuk merelaksasi kekencangan dari plantar fascia yang terjadi sepanjang malam.
- Jika terasa nyeri, kompres dingin dapat dilakukan selama 15-20 menit, 3- 4 kali sehari atau setiap setelah aktivitas untuk mengurangi peradangan dan kurangi aktivitas menggunakan kaki.
- Jika nyeri tidak berkurang, segera ke pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan yang lebih lanjut.











