Medan, (Analisa). Maraknya peredaran narkotika di Sumut telah meresahkan masyarakat. Para orangtua di Dusun II Desa Sumber Melati Diski sempat khawatir terhadap masa depan anak-anak mereka.
Karena itu, muncul gagasan membentuk klub sepakbola bagi kalangan remaja yang diberi nama Irmasda FC yang latihannya di Asrama Pomdam Bukit Barisan Jalan Binjai Km.16,5 Diski.
"Klub ini terbentuk berkat swadaya masyarakat dan kerja sama dengan Pomdam I Bukit Barisan. Klub bola dipercaya sebagai wadah ekspresi yang mujarab menjauhkan remaja dari bahaya narkotika," kata Ronald Hutajulu, salah satu inisiator klub, Kamis (26/10).
Terbentuknya klub ini telah memberi banyak dampak positif bagi kalangan anak-anak muda yang ada di kawasan Dusun II Diski. Jika selama ini, kampung mereka rentan dengan hal-hal negatif seperti peredaran narkotika dan obat-obat terlarang, kini anak-anak disibukkan dengan berkegiatan di klub sepakbola.
Klub sepakbola ini dibagi dalam dua tim. Pertama tim yunior yakni usia dibawah 15 tahun (U-15) dan tim senior, yakni umurnya di atas 15 tahun (U+15).
Tanggapan dari anggota klub juga positif. Handaru misalnya, siswa Kelas 7 SMP Negeri 12 Binjai berpendapat senang bisa terlibat di klub sepak bola ini. Ia kini memiliki banyak teman yang bisa dijadikan teladan hidup.
Komentar positif lainnya juga dilontarkan Heru, siswa Kelas 9 SMP Negeri 3 Binjai. Karena biasanya, ia menghabiskan waktu luangnya berseluncur di (warung) internet, sekarang ia lebih banyak main bola. Sehingga uang yang biasanya dialokasikan untuk berinternet, kini bisa ditabung.
Ia juga mengaku mendapat teman-teman baru dan bisa saling tukar pikiran.
Koordinator Irmasda FC Ronald Reagen Hutajulu mengatakan, klub sepakbola remaja ini tak lepas dari dukungan Komandan kompleks asrama Pomdam Diski CPM Tonggo Hutabarat sebagai penasihat dan CPM Peltu Hartono, pembina.
"Semoga klub sekaligus organisasi ini bisa eksis dan lebih berdampak positif buat masyarakat. Terima kasih kepada Tonggo Hutabarat dan Hartono yang selalu mendukung kami, anak muda ini," pungkasnya. (dgh)











