Sepuluh Lokasi Wisata Terbaik di Iran

IRAN sudah lama dikenal sebagai pusat peradaban, budaya dan arsitektur yang luar biasa. Pada zaman kuno, daerah itu dikenal sebagai Persia, salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah kuno, yang membentang dari Afri­ka Utara dan Anatolia, sam­pai Timur Tengah dan per­batasan India.

Bagi mereka yang mampu mengunjungi Iran, negara ini menawarkan pemandangan yang luar biasa, keindahan alam, sejarah dan arsitektur. Berikut sepuluh tempat wi­sata terbaik di Iran:

1. Teheran

Teheran, ibukota Iran, adalah yang pertama dan tem­pat yang paling tepat untuk dikunjungi. Terletak dekat kota kuno Rayy, Teheran ju­ga dihiasi dengan latar be­lakang pegunungan Al­borz yang indah, sehingga menja­dikan tempat yang bagus untuk bermain ski atau hiking . Lokasi yang strategis membuat anda mudah un­tuk menghilangkan stress saat melihat pe­man­d­angan indah tertutup salju dipegunugan Alborz.

Teheran berpopu­lasi seki­tar 11 juta dan menyumbang lebih 40% untuk kegiatan ekonomi bangsa. Kota ini adalah rumah bagi sejumlah taman, seperti Taman-e-Jam­shidieh, Park-e-Mellat dan Park-e-Shahr.

Hal ini juga rumah bagi istana Golestan dan Niavaran, Menara Azadi yang terkenal, Teheran Zoological Garden and National Museum Malik Iran.

Fitur lain termasuk kuil Imamzadeh Saleh dan terke­nal, bersejarah Grand Bazaar dari Teheran (disebut Bazar-e Bozorg).

2. Esfahan

Esfahan adalah salah satu kota yang paling penting dan bersejarah di Iran. Terletak sekitar 420 km sebelah se­latan dari Teheran, adalah kota terbesar ketiga di negara ini dan berpopulasi 1,4 juta (pada 2004).

Kota ini memiliki bebe­rapa istana Safawi, serta mas­jid indah, alun-alun dan fitur ar­sitektur lainnya, yang mem­buat Esfahan dijuluki per­mata Iran.

Monumen-monumen yang indah serta arsitektur Islam dan Persia termasuk Masjid Sheikh Lotfollah, Shah Mos­sque, Masjid Jameh di Esfa­han, Khaju Bridge, yang Naqsh-e-Jahan Square, Che­hel Sotoun, Si-o-dia pol, Hasht Behesht dan Ali Gholi Agha Hammam. Selain itu, ada sejumlah bangunan keagamaan non-Islam, seperti Katedral Vank dan Kuil Api di Esfahan.

3. Shiraz

Shiraz, yang terletak di provinsi kuno Fars (awalnya disebut Pars, sekara disebut 'Persia'), adalah sebuah kota penyair, filsuf dan pembaharu agama.

Shiraz juga rumah bagi Arg-e-Karim-benteng Karim Khan-serta makam penyair terkenal Hafez dan Saadi. Hal ini juga terletak di dekat situs kuno Persepolis, yang dapat dengan mudah dikunjungi dengan bus dari kota.

Persepolis, setelah ibu kota kaisar Darius dan Xerxes dari sekitar 550 SM, semua yang tersisa adalah kolom yang menjulang tinggi besar, Sphinx dan tangga yang fan­tastis, yang memiliki mem­beku menggambarkan popu­lasi yang beragam dari Ke­kaisaran Persia .

Persia Raja Karim Khan Zand, membuat kota ibukota­nya pada 1766 CE, sampai dinasti Qajar merebut kota tahun 1791 CE. Shiraz me­miliki sejumlah indah situs untuk mengunjungi, terma­suk Masjid Nasir al-Mulk, Masjid Vakil, Shah-e-Che­ragh Shrine, yang Vakik Bazaar, Eram Garden, Afif-Abad Garden, yang Bagh-e-Jahan Nama, Qavam Rumah, Vakil Bath, Al-Qur'an Gate, dan Pars Museum.

4. Sari

Tidak banyak dikenal di luar Iran, Sari adalah sebuah kota kecil yang sangat subur, kota hijau Mazandaran di Laut Kaspia.

Sari adalah ibu­kota pro­vinsi yang terletak di antara pegunungan Alborz dan pan­tai Kaspia. Kota ini terkenal karena keindahan alam dan kebun jeruk serta Badab Sourt Natural Spring.

Sari memiliki sejumlah objek wisata, seperti Menara Jam , yang terletak di (Medan-e-sa'at), dan sejumlah makam bersejarah. yang tidak terlalu terkenal, kota ini tempat yang baik untuk mengunjungi ko­ta-kota lain di sekitarnya dan kota-kota di Mazandaran, seperti Nur, di pantai Kaspia, Babol (sebelumnya dikenal sebagai Barforoush), yang disebut "kota bunga orange" -dan Amol. Daerah ini pasti layak untuk dikunjungi, jika hanya untuk pemandangan hijau yang indah dan iklim yang menyenangkan.

5. Yazd

Berbeda dengan kota-kota di atas dengan iklim dan geografi yang sejuk namun Yazd ada­lah kota gurun kuno di jantung Iran.

Dikenal sebagai "kota menara angin", Yazd terkenal brokat yang tradisional, sutra tenun, dan arsitektur yang unik.

Terletak sekitar 270 km sebelah tenggara dari provinsi Esfahan, Yazd panas dan kering, yang terletak di antara dua gurun: Dasht-e-Kavir dan Kavir-e-Lut. situs penting un­tuk mengunjungi termasuk Bagh-e-Dolat Abad, Masjid Jameh, yang Bogheh-ye-Sayyed Roknaddin, Khan-e-Lari, Penjara Alexander, Kompleks Amir Chakmaq, yang Dakhmeh-ye-Zartosh (sebuah Zoroaster kuno ' tower diam '), dan Ateshkadeh (sebuah Zoroaster kuno' kuil api ').

6. Tabriz

Tabriz terletak di wilayah utara-barat Iran dikenal se­bagai East Azerbaijan Pro­vinsi (orang disana menye­butnya negara, karna mereka berbagi perbatasan dengan utara).

Disebut 'Kota Compas­sion', Tabriz adalah salah satu kota paling bersejarah dan penting dari Iran. Ini juga me­miliki sejumlah tempat bersejarah yang indah, seperti Masjid Biru dari Tabriz dan reruntuhan Universitas Rab'-e-Rashidi (yang berusia 700 tahun).

Hal-hal lain untuk melihat di kota ini termasuk Tabriz Bazaar, Constitution House, Quran Museum, yang Arg-e-Tabriz dan Gereja Anglikan. Kota ini juga historis penting karena termasuk kantor per­tama pos di dalam negeri, serta stasiun pemadam keba­karan pertama dan perpusta­kaan umum pertama. penyair terkenal yang datang atau tinggal di kota ini termasuk Rumi dan Shams-e-Tabrizi.

7. Kandovan

Kandovan sebenarnya se­buah desa di sebuah kota, ter­gantung pada definisi se­seorang tentang apa kota ini, tentu saja, tapi sebaiknya dibahas di sini karena struktur batu yang menakjubkan. Kandovan, yang terletak 50km sebelah selatan dari Tabriz, masih dalam East Azerbaijan Provinsi, terkenal karena rumah-rumah yang indah yang diukir dalam batu bukit.

Beberapa rumah lebih dari 700 tahun tua dan masih di­gunakan sebagai rumah sam­pai hari ini. Bangunan-ba­ngunan kuno, beberapa di anta­ranya telah dilabur agar terlihat lebih modern, dihiasi dengan karpet dan kain serta komunitas dukungan dari sekitar 170 keluarga.

8. Kerman

Kerman adalah kota niaga padang pasir yang terletak di sebelah selatan-timur Iran. Kota ini terletak di sebelah baratdaya dari gurun Kavir-e-Lut.

Provinsi Kerman, yang ber­ibukota Kerman City adalah di zona kering dan semi-kering yang berbatasan gurun. Inti dari kota ini di­bangun dari bangunan lum­pur-bata bersama dengan ba­zaar kuno dan bersejarah. Kota ini merupakan melting pot dari berbagai etnis, ter­masuk Baluchis dari timur. lokasi wisata penting di kota ini termasuk Arg-e-Bam, yang Ganjali Khan peman­dian, Shah Nematollah Vali Tomb dan Shazdeh Garden.

9. Qom

Qom merupakan pusat aga­ma yang bersejarah di dunia Islam Syiah karena merupa­kan tempat pemakaman Fa­tema Ma'suma, adik Imam Ali Reza.

Makamnya berubah men­jadi kuil emas-kubah indah yang dikunjungi oleh ribuan peziarah setiap tahun. Qom terletak di utara-tengah Iran di tepi Rud-e-Qom (su­ngai) dan Dasht-e-Kavir (garam gurun), 147km selatan Tehe­ran.

Selain menjadi situs ziarah, kota ini juga penting dalam Revolusi Islam tahun 1979, sebagai Ayatollah Khomeini membuat kota tempat duduk­nya. Sepuluh raja dan kira-kira 400 orang kudus dima­kamkan di daerah itu, se­hingga banyak makam bisa dikunjungi.

10. Mashhad

Tempat terbaik terakhir un­tuk dikunjungi di Iran, kita beralih ke Mashhad, kota pa­ling suci di Iran menurut Mus­­lim Syiah, karena pengu­buran-tempat dan lokasi Shri­ne of Imam Reza.

Terletak di provinsi Kho­rasan-e-Razavi di utara-timur Iran, di lembah Kashaf Su­ngai, Mashhad memiliki po­pulasi terbesar kedua di Iran, setelah Teheran.

Kota ini sebagian besar berbentuk lingkaran, dengan bangunan keagamaan yang terletak di pusat kota dan jalan yang membentang dari pusat ke kira-kira 12 lingkungan. (wdlist/ctc/grd/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi