Aksi Begal Marak, Tak Segan Lukai Korbannya: Margareth Minta Pemko Medan Aktifkan Kembali Seluruh Pos Siskamling

Aksi Begal Marak, Tak Segan Lukai Korbannya: Margareth Minta Pemko Medan Aktifkan Kembali Seluruh Pos Siskamling
Aksi Begal Marak, Tak Segan Lukai Korbannya: Margareth Minta Pemko Medan Aktifkan Kembali Seluruh Pos Siskamling (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Keberadaan Pos Kamling diyakini senagai upaya dapat mencegah maraknya tindak kejahatan, anggota Komisi I DPRD Medan Margaret MS mendukung sepenuhnya percepatan pendirian dan pengaktifan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh willayah Kota Medan.

"Seharusnya ini sudah disuarakan agar dijalankan dari dulu.Tapi tidak ada kata terlambat. Oleh karena itu, di setiap lingkungan harus dipastikan Poskamling aktif dan berfungsi kembali," ujar Margaret MS, Kamis (16/4/2026) menyikapi instruksi dari Wali Kota Medan agar diaktifkan kembali pendirian Pos Siskamling seiring kejadian begal di Jalan Ileng, Medan Marelan, Rabu (15/4/2026).

Untuk realisasi pendirian Poskamling itu, lanjut politisi PDI Perjuangan itu, harus dilakukan melalui kerjasama jajaran Pemko Medan dengan segenap masyarakat setempat. Bergotong royong dan bahu membahu agar tercipta kesepakatan berjalannya fungsi Pos Siskamling itu.

Nelakangan ini, masih Margareth, masih marak tindak kejahatan di seluruh kota Medan, khususnya daerah Medan Utara. Dan seperti yang terjadi di Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan.

"Saat ini karena situasi ekonomi yang sangat sulit, kejahatan pun semakin merajalela. Orang tidak takut lagi berbuat jahat, kapan dan dimana saja," ucap Margaret.

Untuk itu, Margareth menyarankan agar Pemko Medan lebih meningkatkan koordinasi dengan pihak keamanan. "Pihak kecamatan dan kelurahan supaya memfasilitasi Kepling mendirikan Pos Siskamling yang selama ini mungkin menjadi kendala. Dengan adanya koordinasi dan saling mendukung kiranya dapat terealisasi," harap Margaret.

Menyikapi terjadinya begal kepada korban Juliana, di Jalan Ileng pada Rabu (15/4/2026) siang bolong dan saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di RSU Wulan Windy. Margaret mengaku sangat prihatin kiranya korban lekas pulih.

Margaret pun minta kepada aparat kepolisian agar pelaku ditindak tegas sesuai aturan guna memberi efek jera.

"Kita serahkan kepada aparat Kepolisian untuk masalah hukumnya," pungkas Margaret.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi