Sibiru-biru, (Analisa). Yayasan Keluarga Besar Wijaya (Huang) mendoakan agar kehidupan bangsa dan negara agar lebih aman, damai, tenteram dan sejahtera.
Doa ini disampaikan saat ritual sembahyang Pho Tho/Ulam Bana (sembahyang musim gugur) yang digelar Yayasan Keluarga Besar Wijaya di Perkuburan Marga Wijaya (Huang) di Desa Aji Baho Kecamatan Sibiru-biru, Selasa (12/9).
“Sembahyang ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada bulan ketujuh (Cit Guek) pada penanggalan kalender Tionghoa yang dilaksanakan umat Buddha Konghuchu,” ujar Penasehat Yayasan Keluarga Besar Wijaya Hasyim Wijaya, SE kepada Analisa ketika ditemui di lokasi.
Selain berdoa untuk bangsa dan negara, kita juga mendoakan roh leluhur. Setelah itu, berdoa untuk kesejahteraan keluarga dan pribadi kita, supaya kehidupannya menjadi lebih baik.
Kegiatan ritual ini, ungkap Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan ini berlangsung di dua tempat yakni di Perkuburan Marga Wijaya Sibiru-biru dan Titipapan Medan Deli.
“Melalui sembahyang ini, saya berharap arwah para leluhur kami tetap berada dalam kesejahteraan,” tukasnya sembari mengharapkan doa kami agar segera cepat diterima dan dikabulkan Tuhan.
Ritual ini diikuti Wakil Ketua Yayasan Keluarga Besar Marga Wijaya Santo Sumarno, Sekretaris Angko Wijaya, Penasehat Adianto, Ketua Sembahyang Hartono, Ketua Bidang Sosial Sugimin Wijaya, dan pengurus lainnya Sonny Firdaus,drg Hartimin, Hendrik Wijaya. (aru)











