Jelang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026, PLN UID Sumut Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Venue Pertandingan

Jelang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026, PLN UID Sumut Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Venue Pertandingan
Jelang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026, PLN UID Sumut Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Venue Pertandingan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Menjelang penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 (Piala AFF U-19) di Sumatera Utara, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan pada seluruh venue pertandingan dan fasilitas pendukung.

Pengamanan pasokan listrik disiapkan secara berlapis guna mendukung kelancaran ajang sepak bola internasional bergengsi tersebut.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, bersama jajaran Senior Manager dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) terkait melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis pada Kamis (28/5).

Langkah proaktif ini diambil demi menjamin nihil kendala teknis (zero down time) kelistrikan selama turnamen berlangsung.

Pemantauan lapangan dilakukan secara menyeluruh di lokasi utama pertandingan, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Sumatera Utara 1, dan Stadion Mini Pancing.

Selain area stadion, rombongan juga meninjau gardu hubung yang menjadi tulang punggung sistem distribusi menuju lokasi kegiatan, di antaranya Gardu Hubung Sport Center dan Gardu Hubung Pancing.

Pemeriksaan mendalam tersebut mencakup kesiapan suplai utama dan cadangan, fungsionalitas sistem proteksi, kesiapan peralatan pendukung, keandalan sarana komunikasi, hingga pola koordinasi taktis para petugas di lapangan.

"Ajang internasional ini menjadi momentum penting bagi Sumatera Utara. Kehadiran para atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai negara harus didukung oleh layanan kelistrikan yang andal. Karena itu, kami memastikan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jaringan, gardu hubung, peralatan cadangan, sistem pemantauan, hingga kesiapan personel," ujar Mundhakir.

Mundhakir menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan salah satu pilar penentu kesuksesan ajang olahraga berskala internasional ini.

Kesiapan PLN tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kapasitas daya total, tetapi juga dari kecepatan serta presisi tanggap darurat sistem apabila terjadi dinamika di lapangan.

Untuk mengantisipasi segala risiko, PLN UID Sumatera Utara menerapkan skema pertahanan berlapis (multi-layer protection) pada lokasi-lokasi prioritas utama.

Mekanisme pengamanan ini mengintegrasikan pasokan dari jaringan utama PLN dengan berbagai perangkat suplai cadangan otomatis performa tinggi:

Suplai Utama & Cadangan: Konfigurasi jaringan ganda dari penyulang PLN yang saling mem-back up secara langsung.

Dukungan Uninterruptible Power Supply (UPS) & Genset: Penyediaan daya tanpa kedip (seamless) khusus untuk perangkat penyiaran internasional (broadcasting) dan pencahayaan lampu stadion.

Sistem ACOS & SCADA: Penggunaan Automatic Change Over Switch (ACOS) untuk pengalihan daya instan, diperkuat sistem kendali jarak jauh serta pemantauan jaringan real-time melalui Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) dari Distribution Control Center (DCC).

Komitmen penuh PLN diwujudkan melalui pengerahan logistik, armada, dan kekuatan personel dalam skala besar yang disiagakan penuh pada titik-titik prioritas yakni Posko Utama & Petugas: Membuka 11 posko siaga dengan dukungan 250 personel teknis ahli yang bersiaga penuh 24 jam.

Infrastruktur Cadangan Bergerak: Menyiagakan 12 unit genset, 9 unit UPS, dan 7 Unit Gardu Bergerak (UGB). Armada Taktis Lapangan: Mengerahkan 3 unit truk crane untuk penanganan cepat infrastruktur udara, 12 kendaraan operasional roda empat, serta 10 sepeda motor operasional untuk penetrasi kemacetan.

Tidak hanya fokus pada arena pertandingan utama, jangkauan pengamanan kelistrikan PLN juga diperluas hingga ke lokasi-lokasi vital penunjang, seperti lapangan latihan resmi, Bandara Internasional Kualanamu, rumah sakit rujukan atlet, hingga fasilitas transportasi publik lainnya.

"Kami ingin memastikan listrik hadir secara andal pada setiap momen penting. Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, membangun optimisme, dan memperkenalkan potensi daerah. PLN siap memberikan dukungan terbaik agar Sumatera Utara menjadi tuan rumah yang baik dan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar," pungkas Mundhakir.

Sebagai informasi, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1–13 Juni 2026 di Sumatera Utara. Seluruh laga akan diselenggarakan di tiga stadion, yaitu Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.

Pertandingan pembuka yang mempertemukan Vietnam melawan Timor-Leste serta laga sengit Indonesia melawan Myanmar akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin, 1 Juni 2026 mendatang.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi