Medan, (Analisa). Pukul gong secara serentak di Kompleks Pertokoan Central Business District (CBD) Polonia, Sabtu (27/1) malam menandai dibukanya Imlek Fair 2018. Riuh tepuk tangan pengunjung yang hadir menyaksikan acara itu turut menyambanginya. Tak ketinggalan suara barongsai pun semakin ikut meramaikan.
Dibuka oleh Walikota Medan, T Dzulmi Eldin, pergelaran Imlek Fair 2018 ini dinilai sebagai bukti multikulturalnya Kota Medan. Ribuan pengunjung dari berbagai etnis hadir menyaksikan kegiatan perayaan etnis Tionghoa tersebut.
Dalam sambutannya, Walikota Medan mengatakan, Imlek Fair menjadi lokomotif perekonomian Kota Medan. Ia yang hadir bersama CEO CBD Polonia Drs Benny Basri juga menilai, bahwa Imlek Fair 2018 ini pesta rakyatnya Kota Medan. Bukan hanya menjadi kebanggaan bagi budaya Tionghoa saja, melainkan menjadi kebanggaan bagi etnis lainnya.
“Lewat Imlek Fair ini, mari kita junjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan mari kita jaga tradisi ini untuk terus kita syukuri,” kata Eldin.
Bukan hanya itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap tokoh yang menggagas acara tersebut yakni Benny Basri. Ia berharap, Imlek Fair tersebut dapat menjadi karakter bangsa untuk saling menghargai keberadaan etnis.
“Ajang ini juga bisa menjadi pusat informasi yang berkualitas untuk mendukung pengembangan UMKM di Medan. Apalagi seperti yang kita ketahui UMKM berperan sangat strategis untuk perekonomian suatu kota,” katanya.
Dari ajang yang digelar setiap tahunnya ini pula, para UMKM Kota Medan dapat menjadi lebih mandiri dan handal serta berdaya saing untuk memasarkan produk-produknya.
Ketua Panitia Acara, Jhon Herry SE bersama Komisaris CBD Polonia Mimi Mariani dan sejumlah anggota dewan yang hadir mengatakan, pelaksanaan Imlek Fair ini akan digelar sampai 4 Februari mendatang. Beragam acara juga dilaksanakan di event tersebut.
“Selain mempromosikan UMKM, kita juga melakukan berbagai kompetisi seperti menyanyi lagu Mandarin. Ada hiburan mulai tarian, musik dan beragam lainnya. Para pemenangnya juga akan kita tampilkan ke tingkat internasional. Dan semua penyelanggaraan ini kita lakukan secara mandiri,” sebutnya. (ns)











