Oleh: Syafitri Tambunan
IDE bangunan yang artistik ataupun unik tentu selalu menjadi hal yang inspiratif apalagi dibangun di area yang tidak umum. Permukaan bumi mungkin menjadi pilihan terbaik untuk ide inspiratif itu. Namun, area di bawah tanah atau perut bumi, ternyata juga menjadi lokasi ekstrem tapi menarik untuk membuat bangunan di dalamnya.
Amdavad Ni Gufa, salah satu merupakan bangunan bawah tanah yang dirancang sebagai wujud kolaborasi antara profesi seniman dan arsitek. Didesain oleh Balkrishna Doshi, pemenang Pritzker 2018, bangunan bawah tanah ini dibuat terinspirasi dari percakapannya dengan seniman Maqbool Fida Husain. Balkrisna telah mendesain beberapa bangunan unik, salah satunya Amdavad Ni Gufa di Ahmedabad India, yang berfungsi menampung karya-karya seniman Maqbool.
Berikutnya, Pusat Data Pionen, Stockholm, Swedia, kawasan pusat data ini mirip dengan bunker yang terkubur di bawah batuan granit Kota Stockhol peninggalan Perang Dunia II. Namun, pada 2008, bunker ini direnovasi dan diperluas untuk disulap menjadi pusat data yang cantik dengan desain futuristic, tetap indah meski lokasinya di perut bumi. Lokasinya berada di bawah Vita Berg Park Stockholm, bangunan yang disebut Pionen–White Mountain Project ini dianggap contoh dari arsitektur hebat yang bisa dibuat di bawah tanah dengan baik.
Renovasinya dipimpin Albert France-Lanord Architects dan berhasil mengubah banker seram menjadi mirip tempat persembunyian modern ala agen rahasia. Bangunan bawah tanah ini dilengkapi kantor dengan dinding kaca pelengkap menarik seperti air terjun, pepohonan, dan juga sinar matahari buatan.
Cappadocia, salah satu daerah di bagian tengah Turki yang masih menyimpan situs sejarah perjuangan masyarakatnya di masa lampau. Tak hanya punya rumah gua yang unik, di sana juga ada benteng bawah tanah yang menakjubkan yang dulu digunakan hingga abad ke-11.
Benteng gua itu kini disebut Cardak Underground City atau kota bawah tanah di Uchisar, Cappadocia. Meski usianya diperkirakan sudah ada ribuan tahun, namun area yang sempat jadi tempat tinggal sementara dan benteng pertahanan ini kini masih menawan.
Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi, Tuban, sebelum diubah menjadi masjid yang indah seperti saat ini, tempat ini merupakan gua alami. Bebatuan seperti stalagmit dan stalagmit masih dibiarkan menggantung menghiasi masjid. Masjid yang terletak di Jalan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur ini juga memiliki ukiran kaligrafi indah di dinding-dindingnya.
Rumah bawah tanah Garry Neville juga dibangun di dalam perut bumi dengan lahan seluas 743,2 meter persegi. Hunian bawah tanah ini dirancang oleh perusahaan arsitektur Make Architech, khusus untuk pesepakbola Garry Neville. Bangunan ini merupakan rumah impian bagi pesepakbola internasional tersebut, karena dia mengeluarkan kocek hingga ratusan miliar untuk membangun rumah ini Kota Bolton Inggris.
Rumah ini memperhatikan konsep ramah lingkungan meskipun sempat diprotes dan dilaporkan ke Greater Manchester, selaku dewan perencanaan Kota Bolton. Pembagian ruangan rumah berbentuk mirip mahkota bunga dan hal itu akan nampak jika dilihat dari atas. Hunian ini dibangun menggunakan material lokal yang ramah lingkungan dan dapat menghasilkan energi dari turbin angin.











