Kota Medan yang merupakan kota Metropolitan semakin dilirik para sineas pecinta film untuk mengangkat segala kearifan lokal di wilayah ini. Salah satunya, dari Retro Picture yang menggarap film terbaru berjudul ‘Ajari Aku Islam’ (AAI)
Film bergenre cinta dan religi ini memilih lokasi syuting di sekitaran daerah Medan, seperti Masjid Raya Medan, Istana Maimun, bundaran Majestik dan Kesawan. ‘AAI’ mengangkat kisah nyata seorang warga Medan sekaligus produser film tersebut, yakni Jaymes Riyanto.
"Cerita dalam film ini merupakan kisah nyata saya yang merupakan keturunan Tionghoa dan jatuh hati pada wanita Melayu beragama Islam," katanya kepada wartawan di sela-sela syuting perdana di Masjid Raya Medan, Senin (18/2).
Jaymes menjelaskan, film besutannya terjadi di Medan, dan ingin meleburkan gap-gap yang selama ini sangat kental di Medan, seperti suku Tionghoa dan Melayu.
Dia pun berharap, film ini dapat mempersatukan berbagai suku di wilayah ini. "Seperti yang dikatakan artis lawas, Deddy Mizwar bahwa film itu akan lebih baik jika memiliki nilai ibadah," jelasnya.
Desain Produksi sekaligus pemeran ‘AAI’, Asrul Dahlan mengungkapkan, syuting perdana film ini diharap dapat memajukan industri perfilman Kota Medan, sehingga banyak lahir sineas-sineas muda dan para investor yang tertarik untuk syuting di Medan. "Karena cerita film ini berkisah dari Kota Medan, maka kami juga ingin mengangkat berbagai kearifan lokal seperti tempat wisata, aneka kuliner serta budaya yang ada di kota ini," ungkap Asrul.
Diakuinya, film ini bicara Islam dari cinta. Banyak hal diajari dalam film ini, misalnya tentang bagaimana Islam menyejukkan. Secara universal, pesannya bahwa Islam yang sekarang ada menganggap teroris, sangat radikal dan hal itulah yang ingin dihapuskan. Maka itu, pihaknya ingin memberikan alternatif tontonan, suasana yang sejuk serta memberikan satu edukasi, hiburan dan tentunya mengangkat hal-hal yang ada di Medan.
Sutradara Film, Denny Pusung mengaku sangat bangga bisa syuting di Medan, karena kota ini memiliki potensi besar namun jarang digunakan menjadi lokasi syuting. "Ini syuting perdana dan kami ingin film bisa menggerakkan karakter orang yang menonton agar lebih baik," ujarnya.
Tantangan
Salah satu pemeran film, Roger Danuarta mendapatkan tawaran menjadi pemeran utama dalam film tersebut dan memiliki tantangan dalam berperan menjadi sosok Kenny. "Aku bersyukur dipercaya memerankan sebuah tokoh di film ini. Cerita filmnya juga tidak terlalu religi, sebab ada sisi drama serta action juga. Jadi aku punya tantangan tersendiri dan semoga syuting perdana ini berjalan lancar," katanya didampingi pemeran lain, Cut Meyriska. (ik)











