Xi Jinping Tulis Surat Terima Kasih Kepada Bill Gates

Xi Jinping Tulis Surat Terima Kasih Kepada Bill Gates
Yayasan Bill dan Melinda Gates bantu penanganan virus corona COVID-19 (The Straits Times/AFP)

Analisadaily.com, Beijing - Presiden China, Xi Jinping, menulis surat yang menyatakan terima kasih kepada Yayasan Bill dan Melinda Gates atas kedermawanan organisasi itu dan mendukung penanggulangan epidemi virus corona COVID-19.

Dilansir dari The Straits Times, Sabtu (22/2), wabah virus corona COVID-19 telah menewaskan 2.345 jiwa di daratan China dan menginfeksi lebih dari 76.000 orang, dengan kasus di lebih dari 25 negara dan wilayah.

Awal bulan ini Yayasan Bill dan Melinda Gates berkomitmen hingga US$100 juta atau setara dengan S$139 juta untuk respons global terhadap wabah tersebut.

"Saya sangat menghargai tindakan kemurahan hati dari Yayasan Bill dan Melinda Gates dan surat solidaritas Anda kepada orang-orang China pada saat yang begitu penting," tulis Xi dalam surat itu, menurut kantor berita resmi Xinhua.

China berada pada momen kritis dalam perang melawan wabah. Jutaan orang masih diisolasi di Provinsi Hubei Tengah, tempat virus itu muncul pada Desember 2019, meskipun titik-titik panas baru ditemukan di beberapa penjara dan rumah sakit pada hari Jumat (21/2).

Hampir 400 kasus baru dilaporkan secara nasional di China pada hari ini, kurang dari setengah jumlah kasus baru pada hari sebelumnya.

"Kami telah mengumpulkan seluruh negara dan mengadopsi serangkaian tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menahan dan mengurangi epidemi dan mengobati orang sakit," tulis Xi.

"Langkah-langkah luar biasa ini memberikan hasil yang substansial," katanya.

The Gates Foundation mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat upaya deteksi, isolasi dan perawatan, termasuk melindungi populasi yang berisiko dan mengembangkan vaksin dan diagnostik.

Yayasan itu mengatakan akan mengarahkan US$20 juta ke organisasi seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Perlindungan Penyakit AS, Komisi Kesehatan Nasional China, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

(RZD)

Baca Juga