Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang Terus Berdatangan

Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang Terus Berdatangan
Bupati Aceh Tamiang Mursil menerima bantuan penanganan bencana banjir dari Kemensos RI dan Pemprov Aceh sebanyak dua truk, Selasa (4/1) (Analisadaily/Dede Harison)

Analisadaily.com, Kuala Simpang - Bantuan sosial (Bansos) untuk korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus berdatangan. Pada Selasa (4/1) bantuan logistik berasal dari Pemerintah Provinsi Aceh dan Kementerian Sosial (Kemensos RI) tiba di Aceh Tamiang. Masing-masing bantuan diangkut menggunakan truk.

Bansos dari pemerintah Aceh diserahkan Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal di lokasi tenda pengungsian ujung jembatan Kota Kuala Simpang. Sementara bantuan dari pemerintah pusat diserahkan pejabat Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos di halaman Dinas Lingkungan Hidup.

“Bantuan dari pemerintah Aceh umumnya bahan sembako untuk keperluan pangan. Sedangkan bantuan dari Kemensos berupa peralatan sandang dan evakuasi. Bantuan ini akan disimpan dulu di gudang buffer stock milik Dinsos Aceh Tamiang yang berada di Paya Bedi,” kata Bupati Mursil didampingi Wabup HT Insyafuddin dan Kadis Sosial Aceh Tamiang, Zulfiqar, Rabu (5/1).

Atas nama pemerintah daerah Bupati Mursil menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemensos dan Dinsos Aceh atas bantuan yang diberikan untuk penanganan bencana banjir yang menimpa warga Aceh Tamiang.

“Kami juga berharap pemerintah Aceh memprioritaskan perbaikan tanggul sungai Aceh Tamiang yang jebol di wilayah hilir. Perbaikan tanggul sangat penting agar dampak banjir tidak meluas bila sungai Aceh Tamiang meluap lagi,” harap Mursil.

Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Zulfiqar menjelaskan, bantuan sosial akan disalurkan sesuai kebutuhan keseluruh kecamatan terdampak banjir. Dinsos akan bekerja sama dengan pihak kecamatan dalam penyaluran bantuan tersebut. Khusus bantuan sembako akan disalurkan secara bertahap berdasarkan laporan dari kecamatan kemudian baru dikirim.

“Artinya bantuan sosial ini sifatnya kan’ terbatas. Kita tidak bisa juga secara jor-joran membagikannya, tapi sesuai kebutuhan dengan jumlah dapur umum,” kata Zulfiqar.

Kendati demikian pihaknya menegaskan, bantuan yang telah terkumpul langsung dibagikan kepada para pengungsi dan korban banjir yang bertahan di rumah melalui camat setempat.

“Ini dilakukan untuk mempercepat proses distribusi logistik yang dibutuhkan para pengungsi. Tapi harus sesuai dengan titik-titik pengungsian dan dapur umum disitulah kita drop. Tidak dibagikan ke perorangan masyarakat,” tuturnya.

Adapun bantuan dari Kemensos yang diterima pemkab Aceh Tamiang terdiri dari 90 dus minyak goreng kemasan, 100 dus mi instan, 1.000 kg telur ayam dan makanan siap saji sebanyak 600 paket. Selain itu perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi berupa tenda gulung, matras dan kasur serta peralatan sandang 200 paket selimut.

Sementara bansos dari provinsi Aceh berupa air mineral 370 dus, mi instan 338 dus, minyak goreng 80 dus, biskuit 55 dus, gula pasir 172 dus. Kemudian kecap, sarden dan saus sambal masing-masing 55 dus.

(DHS/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi