Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto (Analisadaily/Reza Perdana)
Analisadaily.com, Aceh Selatan – PT Pertamina Patra Niaga mempertegas komitmennya dalam mendistribusikan energi hingga ke ujung samudera. Melalui peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Pertamina siap mendukung akselerasi ekonomi pesisir dan program strategis nasional.
Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyatakan bahwa kehadiran SPBUN ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan urat nadi perekonomian bagi masyarakat nelayan.
Eko Ricky mengungkapkan bahwa SPBUN di Aceh Selatan ini memiliki keistimewaan tersendiri. Pada tahun 2026, sesuai dengan arahan Menteri ESDM, titik ini menjadi salah satu dari lima SPBUN yang terintegrasi dalam program BBM Satu Harga.
"Ini adalah bagian dari visi Presiden untuk memastikan energi hadir di wilayah 3T (Terluar, Terpinggir, Terjauh). Kami ingin memastikan nelayan di Aceh Selatan mendapatkan harga Solar dan Pertalite yang sama dengan masyarakat di kota besar," jelas Eko Ricky dalam sambutannya, Selasa (28/4/2026).
Pangkas Jarak 10 Km, Kehadiran SPBUN di Bakongan Timur Aceh Selatan Jadi 'Napas Baru' Bagi Nelayan (Analisadaily/Reza Perdana)
Selain distribusi energi, Pertamina Patra Niaga juga menyatakan kesiapannya mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih. Fasilitas SPBUN ini disiapkan sebagai pendukung utama infrastruktur yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Kami berkomitmen bekerja sama dengan Dirjen Perikanan Tangkap untuk mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih. Tim kami sudah siap untuk men-support target Presiden dalam memperkuat kedaulatan ekonomi di wilayah pesisir seluruh Indonesia," tambahnya.
SPBUN ini dikelola oleh Koperasi KNTI, yang menjadi mitra strategis Pertamina ke-6 di wilayah tersebut. Eko mengakui bahwa realisasi ini merupakan buah dari kolaborasi intens selama setahun terakhir, menjawab aspirasi dan kebutuhan nelayan yang sebelumnya kesulitan mengakses bahan bakar.
"Tanpa sinergi lintas sektoral antara kementerian, badan, dan pemerintah daerah, peresmian ini tidak akan terjadi. Kami berharap SPBUN ini menjadi pemantik ekonomi daerah, di mana koperasi bisa mengembangkan lini usaha lain di sekitarnya," harap Eko.
Pangkas Jarak 10 Km, Kehadiran SPBUN di Bakongan Timur Aceh Selatan Jadi 'Napas Baru' Bagi Nelayan (Analisadaily/Reza Perdana)
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 14 SPBUN di Provinsi Aceh dan total 416 SPBUN di seluruh Indonesia. Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus menjaga keandalan distribusi energi demi mewujudkan kemandirian masyarakat nelayan di masa depan.
Pada peresmian SPBU Nelayan di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, dihadiri oleh Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Republik Indonesia, Laksdya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf.
Turut hadir pula EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, Manager Retail PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, I Gusti Bagus Sutetia, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Dani Setiawan, Bupati Aceh Selatan, Mirwan, serta tamu penting lainnya.
(RZD/RZD)